RadarMadura.id – Si jilbab hijau, Ning Lia Istifhama, menyita perhatian publik menjelang pemilihan umum (pemilu) 14 Februari mendatang.
Sebab, banner pencalonan keponakan Khofifah yang juga putri tokoh NU KH Masykur Hasyim itu viral.
Banner di perempatan Pagotan, Geger, Kabupaten Madiun, itu viral karena dicium lelaki yang diduga mengidap ODGJ.
Seperti yang diunggah akun Tiktok @me.bgs pada 19 Januari 2024. Dalam video yang ditonton 440 ribu tersebut, terlihat seorang pria mencium hidung dan mata foto calon DPD RI Dr Lia Istifhama dalam banner tersebut.
Video berjudul ”Tulung Pak Purnomo Wong Iki Atasono Aku Wes Ra Kuat” dengan backsound lagu Cinderella Trio Macan itu menyebar di Facebook, Instagram, dan Twitter. Di antaranya oleh halaman Facebook Jancok Kata Kata Kota Kita (Paimo dan Tarjo).
Sebelum maju sebagai calon senator Jatim, Ning Lia sempat mewarnai kontestasi Pilwali Surabaya sebagai salah satu kandidat wakil wali kota.
Berproses sejak 2019, langkahnya terhenti karena tidak mendapat rekom dalam Pilkada 2020. Meski sempat terhenti di jalur politik, ibu dua anak tersebut tetap berkiprah sebagai aktivis sosial. Di antaranya, sebagai ketua Perempuan Tani HKTI Jatim.
Kecintaannya dalam pertanian membuat dia terdorong merilis single lagu Cinta Tani, Syair Tani, dan Petani Bejo.
Bersama Cak Sodiq New Monata, dia tampil sebagai bintang video klip lagu Lestari. Cak Sodiq yang dikenal sebagai penyanyi dangdut berambut gimbal menciptakan beberapa single untuk kampanye Ning Lia di media sosial.
Melejitnya nama Ning Lia mendekati hari pemungutan suara menjadi kabar menggembirakan bagi pendukung aktivis perempuan tersebut. Tak terkecuali bagi warga Bangkalan, Abdur Rahman. Rahman mengaku tegak lurus mengantarkan jagoannya itu menuju Senayan.
”Sampai kapan pun, saya akan dukung dan loyal pada Ning Lia karena orangnya asli baik, asli merakyat, dan asli jujur apa adanya.
Beliau ini calon wakil rakyat yang asli memang merakyat. Kalau sekarang beliau meraih peringkat kedua dalam survei, saya yakin itu memang yang akan tergambar dalam hasil pemilu mendatang.
Karena memang Ning Lia banyak dicintai orang,” tegasnya melalui telepon seluler Kamis (25/1).
Rahman menambahkan, ada 12 alasan Ning Lia layak dipilih sebagai senator wakil Jawa Timur.
Menurut dia, Ning Lia memiliki magnet besar. Bukan hanya karena fotonya di surat suara yang raddin atau cantik dengan jilbab hijau khas muslimat, tetapi juga memiliki banyak alasan untuk dicoblos.
”Saya rangkum ada 12 alasan mengapa harus pilih DPD nomor 12. Karena Ning Lia Istifhama ini cantik (raddin onggu, Mdr), grapyak, cerdas, memiliki jiwa sosial tinggi, DNA tokoh besar, multitalent, agamais, sederhana, merakyat, humoris, santun, dan pluralis,” tuturnya.
Dari 12 karakter yang melekat pada Ning Lia, Rahman menyisipkan istilah DNA tokoh besar. Yaitu, merujuk pada ketokohan ayah Ning Lia, yang merupakan mantan Komandan Banser Jatim KH Masykur Hasyim.
Selain itu, tante atau bulek Ning Lia merupakan ketua umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.
Lembaga Survei Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) pada penghujung 2023 menempatkan elektabilitas Ning Lia di posisi kedua tertinggi, yaitu 10,9 persen.
Posisi survei runner-up ini menjadi peluang besar agar pengurus PW Fatayat NU Jatim tersebut masuk empat besar DPD yang kelak terpilih mewakili Jatim di Senayan. (*/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana