Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Rekrutmen ASN 2024 Fokus pada Guru, Tenaga Kesehatan, dan Talenta Digital

Hasan Bashri • Rabu, 13 Desember 2023 | 23:34 WIB
Ilustrasi seorang ASN
Ilustrasi seorang ASN

JAKARTA, RadarMadura.id Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima laporan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas tentang rencana rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun 2024, pada Selasa (12/12).

Anas menegaskan bahwa pelayanan dasar, terutama guru dan tenaga kesehatan, masih menjadi prioritas utama dalam pemenuhan ASN tahun 2024.

Anas menjelaskan bahwa proyeksi kebutuhan ASN tahun 2024 mencakup Instansi Pusat, Instansi Daerah, dan Lulusan Sekolah Kedinasan.

Selain itu, Anas juga melaporkan solusi penataan tenaga non-ASN atau honorer, yang sebagian besar telah diangkat menjadi ASN sejak tahun 2005 hingga 2014.

Untuk tahun 2024, Anas mengatakan bahwa pemerintah akan mengutamakan pemerataan guru di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

Hal ini bertujuan untuk memberikan afirmasi bagi guru non-ASN yang telah mengabdi di daerah 3T agar bisa menjadi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

"Kami ingin memastikan bahwa guru-guru di daerah 3T mendapatkan hak dan kesejahteraan yang layak. Oleh karena itu, kami akan mengakomodir mereka menjadi PPPK, yang merupakan salah satu fokus pengadaan di tahun depan," ujar Anas dalam keterangan resmi, Rabu (13/12).

Anas juga mengungkapkan bahwa rekrutmen CASN tahun 2024 ditargetkan untuk menyerap 1,6 juta honorer, yang merupakan sisa tenaga non-ASN termasuk eks THK2 dari rekrutmen sebelumnya. Anas berharap ada kebijakan yang segera dikeluarkan untuk menyelesaikan permasalahan tenaga non-ASN.

"Kami sudah menyampaikan beberapa alternatif solusi kepada Presiden," katanya.

Selain itu, Anas juga menekankan pentingnya rekrutmen ASN yang sesuai dengan transformasi digital. Anas mengatakan bahwa rekrutmen ASN diharapkan dapat menghasilkan talenta-talenta digital yang dapat menciptakan nilai tambah ekonomi.

"Kami ingin ASN tidak hanya sebagai pelaksana, tetapi juga sebagai inovator. Untuk itu, kami akan mengarahkan rekrutmen ASN talenta digital yang dapat berkontribusi bagi pembangunan bangsa," tuturnya.

 

Anas menambahkan bahwa pada tahun depan, pemerintah masih berfokus pada penyelesaian permasalahan tenaga non-ASN sesuai dengan mandat UU 20/2023 tentang ASN.

Namun demikian, Anas tidak menutup kemungkinan untuk merekrut talenta-talenta baru, terutama fresh graduate.

"Kami sudah melaporkan kepada Presiden bahwa kami membutuhkan fresh graduate yang lebih banyak, tetapi masih dalam tahap kajian. Kami akan mendalami berapa jumlah yang diperlukan, mulai dari dokter, guru, hingga talenta-talenta digital yang akan direkrut," pungkasnya. (hasan

Rumus statistik Per 90. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
Rumus statistik Per 90. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
Editor : Hasan Bashri
#jokowi #presiden #Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) #panrb #asn #pppk