Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Tanggapi Tuduhan Megawati Soal Perilaku Orba, Nusron Wahid: Jangan Karena Pak Jokowi Tak Mau Dijadikan Petugas Partai, Lalu Menuduh Perilaku Orba

Hendriyanto • Rabu, 29 November 2023 | 22:26 WIB

GERAM: Politikus Golkar Nusron Wahid, sekaligus Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran (JAWAPOS.COM FOR RadarMadura.id)
GERAM: Politikus Golkar Nusron Wahid, sekaligus Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran (JAWAPOS.COM FOR RadarMadura.id)

JAKARTA, RadarMadura.id – Nusron Wahid, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, membantah tuduhan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang menyebut penguasa saat ini seperti zaman Orde Baru.

Nusron menilai, tuduhan itu tidak berdasar dan justru menunjukkan ketidakpuasan Megawati terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jangan karena Pak Jokowi tidak mau dijadikan alat dan petugas partai, mereka kemudian menuduh ada perilaku Orba dan lain sebagainya," ujar Nusron kepada wartawan dilansir dari Jawa Pos, Rabu (29/11).

Nusron mengatakan, perilaku Orba ditandai dengan adanya pembungkaman suara-suara tokoh masyarakat. Namun, hal itu tidak terjadi di era pemerintahan Jokowi yang sangat demokratis.

"Bahkan Pak Jokowi dihina tidak ada yang dipenjarakan," tegasnya.

Nusron menuding, justru partai yang berkuasa saat ini yang memiliki instrumen dan memungkinkan melakukan perilaku Orba.

Baca Juga: Megawati Sindir Penguasa Saat Ini Seperti Orde Baru, Jokowi: Saya Tidak Ingin Memberi Tanggapan

Ia mencontohkan, beberapa menteri dari partai yang bersangkutan diduga menggunakan portofolio mereka untuk mendukung pasangan tertentu.

"Misalnya, apabila intelijen negara dipakai untuk menakuti bahkan membuat pakta integritas PJ-PJ bupati atau wali kota untuk memenangkan paslon tertentu. Kedua, sistem Orba bisa terjadi manakala pendamping desa, petugas-petugas PKH dan Kemensos itu juga digunakan untuk menakuti kelompok-kelompok penerima manfaat sosial seakan-akan program itu akan dihentikan kalau tidak dukung pasangan tertentu," papar Nusron.

Bahkan, Nusron menantang Megawati untuk menjawab pertanyaannya, siapa yang menerapkan perilaku Orba itu.

"Jadi, sebenarnya yang menerapkan Orba itu siapa? Menterinya siapa? Dari partai mana?" tandasnya.

Tuduhan Megawati soal perilaku Orba disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Relawan Ganjar-Mahfud di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin (27/11).

Megawati merasa tidak dihormati sebagai Presiden RI kelima sekaligus Ketua Umum PDIP. Megawati juga menegaskan, siap bertarung secara jujur dan sehat pada pemilu 2024. (hasan/dry)

Editor : Hendriyanto
#pilpres #pdip #nusron wahid #tkn #Penguasa #megawati soeakarnoputri