RadarMadura.id –Pulau Jawa menjadi wilayah yang strategis dalam kontestasi Pilpres 2024. Pasalnya, jumlah pemilih di pulau ini mencapai lebih setengah dari total pemilih nasional.
Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU), daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2024 sebanyak 204.807.222 pemilih. Sebanyak 56,33 persen di antaranya berada di enam provinsi di Pulau Jawa.
Dengan demikian, para bakal calon presiden (bacapres) tentu akan berupaya merebut hati pemilih di Jawa. Namun, siapa yang saat ini paling digemari oleh pemilih di pulau ini?
Untuk menjawab pertanyaan ini, kita bisa melihat hasil survei terbaru dari dua lembaga, yaitu Lembaga Survei Indonesia (LSI) dan Indikator Politik Indonesia.
Baca Juga: Petani Jawa Timur Deklarasi Dukungan Penuh Kemenangan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024
LSI melakukan survei nasional pada 16-18 Oktober 2023 dengan melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak. Survei ini menanyakan siapa sosok presiden yang akan dipilih apabila pilpres diadakan saat itu.
Ada tiga nama bacapres yang disodorkan, yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.
Hasil survei LSI menunjukkan bahwa Prabowo mendapat dukungan tertinggi secara nasional dengan 35,8 persen suara, diikuti oleh Ganjar dengan 30,9 persen suara, dan Anies dengan 19,7 persen suara. Sisanya, 13,6 persen, belum tahu atau tidak jawab.
Namun, jika dilihat berdasarkan wilayah, terdapat perbedaan yang signifikan. Di Jawa Barat, Prabowo masih menjadi favorit dengan 59,1 persen suara, jauh meninggalkan Anies dengan 22 persen suara dan Ganjar dengan 12,8 persen suara.
"Di Jawa Barat, Prabowo memimpin cukup jauh. Kedua ada Anies Baswedan dan di bawahnya ada Ganjar Pranowo," kata Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA Toto Izul Fatah saat rilis survei di Bandung.
Di Jawa Timur, Ganjar yang unggul dengan 50,2 persen suara, mengalahkan Prabowo dengan 27,4 persen suara dan Anies dengan 11,9 persen suara. Di Jawa Tengah-DI Yogyakarta, Ganjar juga mendominasi dengan 50,8 persen suara, sementara Prabowo hanya mendapat 22 persen suara dan Anies 10,4 persen suara.
Baca Juga: Ganjar Dicurhati Komunitas Sopir di Lampung
Di Banten, Anies dan Prabowo bersaing ketat dengan 43,9 persen suara dan 42,9 persen suara, sedangkan Ganjar tertinggal jauh dengan 10,6 persen suara. Sementara di DKI Jakarta, Anies yang mendapat kepercayaan tertinggi dengan 36,3 persen suara, diikuti oleh Ganjar dengan 28,8 persen suara dan Prabowo dengan 23,5 persen suara.
Indikator juga melakukan survei nasional pada 2-10 Oktober 2023 dengan melibatkan 1.220 responden yang dipilih secara acak. Survei ini juga menanyakan siapa sosok presiden yang akan dipilih apabila pilpres diadakan saat itu dengan tiga nama bacapres yang sama.
Hasil survei Indikator menunjukkan bahwa Prabowo juga mendapat dukungan tertinggi secara nasional dengan 37 persen suara, diikuti oleh Ganjar dengan 34,5 persen suara, dan Anies dengan 21,9 persen suara. Sedangkan 6,6 persen belum menjawab atau tidak tahu.
Baca Juga: Anies Baswedan Ajak Rakyat Indonesia Bersatu Bela Palestina
Berdasarkan wilayah, hasil survei Indikator mirip dengan LSI. Di Jawa Barat, Prabowo masih berkuasa dengan 48,7 persen suara, dibanding Anies dengan 29,6 persen suara dan Ganjar dengan 20,7 persen suara.
Di Jawa Timur, Ganjar yang dominasi dengan 44,5 persen suara, sesangkan Prabowo 35,8 persen suara dan Anies dengan 12,9 persen suara. Di Jawa Tengah-DI Yogyakarta, suara Ganjar sangat dominan dengan 64 persen suara, dibandingkan Prabowo dengan 26,3 persen suara dan Anies dengan 7,5 persen suara.
Di Banten, Prabowo unggul dengan 41,9 persen suara, dibanding Anies dengan 30,6 persen suara dan Ganjar dengan 25,3 persen suara. Sementara di DKI Jakarta, Anies yang mendominasi dengan 40,3 persen suara, dibanding Ganjar dengan 28,4 persen suara dan Prabowo dengan 27 persen suara.
Dari hasil survei kedua lembaga ini, dapat disimpulkan bahwa Prabowo masih menjadi bacapres paling populer di Jawa Barat, Ganjar menjadi favorit di Jawa Tengah dan Jawa Timur, dan Anies menjadi idola di DKI Jakarta. Di Banten, Anies dan Prabowo bersaing sengit, sedangkan Ganjar tertinggal jauh.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi. Dia mengatakan pada simulasi capres 3 nama, Prabowo berada di posisi teratas dengan Ganjar Pranowo di urutan kedua. Kemudian disusul Anies Baswedan.
"Kalau kita lihat begini, polanya tidak berubah, Prabowo unggul, tapi tipis secara statistik dengan Ganjar. Tinggal 6,6 persen yang belum tahu atau tidak mau jawab. Jadi artinya peluang untuk undecided voters itu makin kecil," kata Burhanuddin dalam konferensi pers virtual. (hasan/dry)
Editor : Hendriyanto