Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Ganjar Dorong Fasilitas Kesehatan Merata

Ina Herdiyana • Selasa, 31 Oktober 2023 | 04:19 WIB
SIDAK LAYANAN: Ganjar Pranowo rutin berkunjung ke beberapa puskesmas saat menjabat gubernur Jawa Tengah. (HUMAS PEMPROV JATENG UNTUK JPRM)
SIDAK LAYANAN: Ganjar Pranowo rutin berkunjung ke beberapa puskesmas saat menjabat gubernur Jawa Tengah. (HUMAS PEMPROV JATENG UNTUK JPRM)

MADURA, RadarMadura.id – Calon presiden (capres) Ganjar Pranowo berbicara mengenai ide dan gagasannya terkait sektor kesehatan. Menurut gubernur Jawa Tengah dua periode tersebut, kesehatan merupakan sebuah hal penting dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Untuk mewujudkan SDM unggul, kata Ganjar, diperlukan akses kesehatan yang merata. Karena itu, jika terpilih menjadi presiden, Ganjar berharap bisa mewujudkan program satu desa satu puskesmas.

”Infrastruktur kesehatan harus merata. Saya katakan bahwa kalau satu desa ada satu puskesmas dan ada satu dokter, nanti akan terjadi perkembangan luar biasa di dunia kedokteran,” ujar Ganjar dalam diskusi Jaringan Indonesia (Jari) di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/10).

Ganjar melanjutkan, untuk sekarang ini, ketersediaan fasilitas kesehatan belum merata di Indonesia. Bahkan, jumlah dokter juga masih kurang. Hal itulah yang membuat masyarakat Indonesia akhirnya lebih memilih pergi ke luar negeri untuk menjalani pengobatan.

Masih banyak masyarakat yang tidak percaya terhadap fasilitas kesehatan di Indonesia. ”Padahal, kita butuh fasilitas kesehatan dan dokter, tapi banyak yang tidak percaya pada tenaga kita sendiri. Akhirnya mereka pergi ke Penang (Malaysia), ke Singapura,” ungkap Ganjar.

Selain itu, di beberapa daerah fasilitas kesehatan setara puskesmas masih sangat jarang. Kalaupun ada, jaraknya cukup jauh. Karena itu, masih ada masyarakat yang berobat ke dukun. ”Kita semua harus sepakat untuk ke depan membangun fasilitas kesehatan yang memadai,” tuturnya.

Seiring membangun sarana prasarana, Ganjar bertekad akan membenahi sistem pendidikan kedokteran di Indonesia. Sampai saat ini, image sekolah kedokteran adalah sulit dan sangat mahal.

”Saya punya pengalaman mendampingi perguruan tinggi yang ingin mengusulkan dibukanya prodi kedokteran. Itu sulitnya minta ampun. Padahal, kita masih kekurangan dokter, seharusnya ini bisa dipermudah,” lanjutnya.

Selain masalah fasilitas kesehatan dan ketersediaan dokter, Ganjar juga memberikan perhatian terhadap isu kesehatan mental (mental health). Dalam beberapa kesempatan, Ganjar menegaskan pentingnya negara hadir untuk mengurangi problem yang banyak diderita oleh kalangan anak muda itu.

”Menghadapi bonus demografi, hal yang tidak boleh dilupakan adalah kesehatan mental. Ini persoalan yang sangat penting untuk diselesaikan, tapi masih banyak yang belum peduli soal ini,” kata Ganjar.

Sebab, data menunjukkan bahwa saat ini 16,5 juta anak muda di Indonesia mengalami masalah mental. Sebanyak 2,45 juta lainnya bahkan sudah mengalami gangguan mental dan harus menjalani perawatan.

”Ini persoalan serius. Saya ketemu dengan anak-anak, mereka bercerita bahwa banyak loh yang sampai bunuh diri, memakai narkoba, dan lain-lain,” ucapnya. (wir/pen)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Ina Herdiyana
#mental health #calon presiden #Jaringan Indonesia #faskes #puskesmas #kesehatan #pesta demokrasi #Jari #sdm #sumber daya manusia #ganjar pranowo #capres #pilpres 2004 #radar madura #satu desa satu puskesmas