
SIDOARJO, RadarMadura.id – Pengunjung Terminal 1 Bandara Internasional Juanda dihebohkan dengan bau menyengat dari sebuah mobil dinas (mobdin) yang terparkir.
Saat dicek, ditemukan seorang perempuan dalam keadaan meninggal di dalam mobil Toyota Innova dengan nomor polisi (nopol) M 1090 GP itu.
Jenazah korban awalnya ditemukan sekelompok driver taksi online yang sedang mangkal.
Salah satu driver taksi online tersebut melihat adanya tetesan cairan yang keluar dari pintu depan sebelah kiri mobil hitam tersebut.
”Awalnya dikira radiator atau bensin bocor, pas dicek ternyata darah,” kata Bagus, salah satu driver taksi online di lokasi kejadian.
Saat mengintip, Bagus mendapati seorang perempuan dalam kondisi tidak bergerak di kursi depan sebelah kiri.
”Kondisinya sudah tidak bernyawa. Posisinya duduk bersandar di kursi depan sebelah kiri,” kata pria 37 tahun itu.
Korban diketahui mengenakan pakaian berwarna kuning dan berjilbab. Selain itu, bagian perut korban tampak membesar. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas keamanan bandara.
General Manager Bandara Internasional Juanda Internasional Muhammad Tohir menyatakan, penemuan mayat di dalam mobil Innova berwarna hitam itu terjadi sekitar pukul 11.30. Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara di Kecamatan Porong, Sidoarjo.
Baca Juga: Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Nasional Penguatan Perbatasan Indonesia di Forum DGICM 2026
Saat ini perkara tersebut tengah ditangani tim satuan tugas dan pengamanan (Satgaspam) dan aparat kepolisian dari Polresta Sidoarjo. Tujuannya, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit menyatakan, timnya langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima informasi adanya penemuan mayat seorang perempuan di dalam mobil.
Lalu, segera membuka mobil dari kaca pintu bagian kiri menggunakan alat managemen glass.
”Kami evakuasi dari bangku penumpang bagian depan,” terangnya.
Kendaraan pelat merah itu diketahui masuk ke area Bandara Internasional Juanda Sabtu (20/6) sekitar pukul 16.15.
Kendaraan tersebut fasilitas mobdin milik Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bangkalan berinisial RY.
Kepala Dinas PRKP Akhmad Roniyun Hamid membenarkan mobdin yang ditemukan di Bandara Internasional Juanda tersebut merupakan fasilitas yang digunakan sekretarisnya.
Namun, pihaknya tidak tahu secara kronologi dan penyebab kematian RY.
Baca Juga: Program IMPACT Imigrasi Pamekasan Tanamkan Semangat Belajar dan Literasi Keimigrasian
”Kalau penyebabnya saya tidak tahu, yang jelas sejak Senin (22/6) yang bersangkutan sudah tidak bisa dihubungi,” paparnya.
Berdasarkan informasi yang diterima, korban tidak sendirian saat ke Bandara Juanda. Terdapat pria menggunakan masker yang mengendarai mobil tersebut, dan satu orang duduk di bangku penumpang baris kedua.
”Saya tidak bisa memastikan, sebaiknya tunggu hasil otopsi dan penyelidikan dari aparat kepolisian,” pintanya. (eza/za/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti