MADURA, RadarMadura.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Bakorwil IV Pamekasan menggencarkan pasar murah di sejumlah titik di Pulau Madura. Program obral sembako bersubsidi itu menjadi kado istimewa Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk masyarakat dalam rangka memperingati HUT Ke-80 Provinsi Jawa Timur.
Kepala Bakorwil IV Pamekasan Dra. Sufi Agustini, M.Si mengatakan, pasar murah digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mengantisipasi inflasi. Hal itu disampaikan saat pelaksanaan pasar murah di Kecamatan Galis, Bangkalan, Sabtu (22/11).
Menurut Sufi, terdapat 12 titik pasar pangan murah di Pulau Garam. Masing-masing kabupaten mendapat tiga titik. Penetapan lokasi dilakukan melalui kesepakatan antara pemprov dengan pemerintah kabupaten.
Pelaksanaan pasar murah di Galis disambut antusias warga. Sejak pagi, masyarakat berbondong-bondong datang untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Sufi berharap kegiatan itu dapat meringankan beban ekonomi warga.
”Di Madura, kegiatan ini sudah kami mulai sejak Sabtu (1/11) dan insyaallah selesai Jumat (21/11),” ujarnya.
Sufi menambahkan, sektor pangan selama ini menjadi penyumbang utama fluktuasi harga. Melalui intervensi lewat pasar murah, pemerintah berupaya menjaga agar harga tetap stabil dan terjangkau, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap komoditas penting.
”Ada beras, telur, gula, minyak goreng, dan kebutuhan dapur lainnya dengan harga lebih rendah. Semoga pasar murah ini dapat membantu warga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” pungkasnya. (lil/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti