PAMEKASAN, RadarMadura.id – Perkembangan dunia rias di tatanan fashion and beauty semakin bersaing. Para makeup artist (MUA) menghasilkan beragam makeup untuk memuaskan keinginan para klien. Namun, memahami bentuk dan tipe wajah harus diperhatikan.
Salah seorang MUA Kota Pamekasan Anggi Melinda Putri menyampaikan, pekerjaannya merupakan jasa profesi yang bertugas merias wajah klien. Tujuannya, membuat penampilan klien lebih cantik.
Hal itu bermula saat dirinya diminta menjadi perias wajah pada 2019. ”Ini adalah hobi yang menghasilkan. Sejak saya resign dari kantor imigrasi, saya memberanikan diri menekuni ini,” katanya Sabtu (21/12).
Perjuangan Melinda harus melalui proses panjang. Dari awalnya yang tidak memiliki gaun, kini telah memiliki gaun sendiri. Selain itu, dia telah menerima banyak job dari berbagai acara.
Termasuk merias calon bupati dan wakil bupati Pamekasan pada acara debat ketiga yang difasilitasi oleh Jawa Pos Radar Madura. ”Saat ini saya sudah memiliki lebih dari 30 gaun,” tambahnya.
Dalam merias, dirinya telah mampu menghasilkan beberapa jenis makeup. Di antaranya, arabian look, barbie look, flawless, bold, dan lainnya. Perbedaannya terletak pada hasil akhir makeup tersebut.
”Dari segi look ada yang membuat wajah imut, wajah tegas, bergantung dari warna makeup dan tekniknya,” paparnya.
Meskipun telah mahir merias wajah kliennya, Melinda tidak sembarangan merias. Salah satu pertimbangannya adalah melihat jenis dan tipe wajah klien sebelum dirias.
Sebab, wajah kering atau berminyak memengaruhi pada ketahanan makeup. ”Karena jenis dan tipe wajah klien tidak sama,” jelasnya.
Menurutnya, setiap orang yang dirias selalu berharap dirinya sempurna dan cantik di hari pentingnya.
Untuk itu, mengenali wajah lebih penting dan utama sebelum merias. Sebab primer atau skin prep yang digunakan juga berbeda untuk setiap jenis wajah.
Baca Juga: DBHCHT Tiga OPD di Pamekasan Berpotensi Kembali Jadi Silpa Akibat Serapan Tak Maksimal
”Kebanyakan dari mereka senang karena merasa cantik dan membuat mereka tampil lebih percaya diri. Kesenangan mereka adalah kepuasan kami,” imbuh Melinda. (ay/luq)
Editor : Ina Herdiyana