PAMEKASAN, RadarMadura.id – Menjadi pewara atau MC harus mempersiapkan segala hal. Selain materi, pakaian yang digunakan harus diperhatikan. Pastinya harus memilih pakaian yang nyaman dan selaras.
Fazaraul Farahiyyah menyampaikan, saat tampil di depan publik, penampilan menjadi poin utama. Di antaranya, harus rapi dan sesuai dengan tema pada acara yang diisi.
”Tapi, memperhatikan kerapian tidak cukup. Kenyamanan juga perlu dipertimbangkan,” katanya Sabtu (14/9).
Secara umum, semua jenis pakaian hampir cocok digunakan saat mengisi acara. Namun, pakaian atasan atau bawahan harus sesuai dengan tingkat formalitas acara. ”Semua bergantung pada acaranya,” tambahnya.
Perempuan yang akrab disapa Faim itu membagi dua pakaian saat jadi MC. Yakni, acara formal seperti jas atau setelan blazer dan batik.
Sedangkan semiformal cocok mengunakan kemeja dengan celana pajang atau rok panjang. Bisa juga menggunakan dress atau gamis untuk acara khusus.
”Pentingnya juga pastikan tidak mencolok. Kalau ingin kelihatan rapi juga kerudung diperhatikan,” paparnya.
Penyesuaian pada pakaian tersebut dapat menyeimbangkan kesan profesionalisme dan kenyamanan.
Apalagi dapat berpengaruh pada keseriusan, elegan, dan kecocokan saat mengisi acara sehingga penampilan lebih berkelas.
”Item pada pakaian formal itu banyak. Tinggal di-mix and match sekiranya cocok. Misalnya, acara resmi pakai jas dalam inner, bawah celana high-waist, dan sebagainya,” ungkapnya.
Sementara untuk alas kaki cukup menyesuaikan. Untuk acara formal pakai jenis yang memiliki hak agak tinggi (high heels) atau flatshoes. Sedangkan informal bisa menggunakan sneakers untuk acara kasual.
”Terutama jika acaranya bersifat outdoor, sneakers dengan desain minimalis bisa jadi pilihan yang tepat, terutama kalau dipadukan dengan celana jeans,” pungkasnya. (ay/luq)
Editor : Ina Herdiyana