BANGKALAN, RadarMadura.id – Outfit berkain memang berasal dari pakaian khas Pulau Jawa. Terutama dari Jawa Tengah yang dikenal dengan daerah perajin batik terbanyak.
Meskipun terlihat sangat jadul dengan pakaian berbahan kain sampir bercorak, tapi muda mudi tampak percaya diri menggunakan outfit ini.
Sebab, dapat memberikan kesan keren. Terutama ketika di-mix and match dengan pakaian masa kini.
Pria asal Kelurahan Tanjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Ferdiansyah menyampaikan pakaian ini memiliki kecenderungan menunjukkan identitas diri seseorang.
Sebab, tidak semua orang percaya diri menggunakan jenis outfit satu ini.
”Tidak banyak yang menggunakan pakaian ini, karena ini bukan habit pakaian tertentu. Tapi, lebih ke personal diri seseorang,” katanya.
Outfit berkain memiliki berbagai jenis style yang bisa dipilih. Di antaranya, playful look yang bisa dipadukan dengan kardigan bermotif dan hype look yang ngehits digunakan dengan utility vest dan dipadukan dengan kaus.
Juga, ada formal look yang dapat dipadukan dengan pakian formal seperti kemeja.
”Terakhir, casual look seperti yang saya gunakan. Saya juga menggunkan kaus yang ada unsur budaya yang memiliki makna tersendiri. Jadi memang betul dapat melestarikan budaya,” tambahnya.
Pria 34 tahun itu menjelaskan, setiap orang memiliki kecenderungan fashion tersendiri.
Setiap orang yang menggunakan pakaian ini juga akan memberikan kesan tersendiri. Yakni, memberikan kesan asyik, kasual, sederhana, dan anggun.
”Pakaian ini lebih mewakili kepribadian seseorang karena dapat menonjolkan kepercayaan diri seseorang,” ucapnya.
Menurut dia, pakaian akan tampil keren setelah mix dan match dengan pakaian kekinian.
Misalnya, outfit seperti blazer, outer, kaus, crewneck, dan pakaian lainnya. Sedangkan bawahannya dapat dipadukan dengan sepatu sneakers.
”Untuk kaki, ini lebih menunjang pada penampilan menggunakan sneaker. Maka, akan tampil lebih kece,” jelasnya.
Dia menambahkan, tidak perlu banyak mikir menggunakan outfit ini. Cukup pandai mamadukan dengan pakaian kekinian dan menyelaraskan outfit dengan acara yang dikunjungi. Meskipun demikian, outfit ini cocok di semua acara.
”Paling tidak outfit-nya disesuaikan dan kembali ke pribadi masing-masing agar percaya diri saat digunakan,” ujarnya. (ay/luq)
Editor : Fatmasari Margaretta