Lima Hari Rawat Inap akibat DBD, Anak Lina Mendapat Layanan Kesehatan dengan JKN

Hendriyanto • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:49 WIB
MENUNGGU:  Linawati, peserta Jaminan Kesehatan Nasional asal Pamekasan menjaga anaknya akibat DBD.
MENUNGGU: Linawati, peserta Jaminan Kesehatan Nasional asal Pamekasan menjaga anaknya akibat DBD.

PAMEKASAN, RadarMadura.id – Linawati (33), peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Pamekasan yang akrab disapa Lina, merasakan manfaat program tersebut saat mendampingi anaknya menjalani perawatan di Kusuma Hospital.

Anaknya harus menjalani rawat inap selama lima hari akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan kondisi trombosit rendah sehingga membutuhkan pemantauan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Sebagai peserta JKN dari segmen bantuan pemerintah, Lina merasa terbantu karena biaya pengobatan anaknya ditanggung melalui program tersebut.

Selama menjalani perawatan, dia mengaku tidak mengeluarkan biaya untuk pelayanan kesehatan maupun obat-obatan yang dibutuhkan anaknya.

Baca Juga: Penarikan Pajak Kendaraan Digenjot, Bapenda Sampang Sebut Minus Rp 6,21 Miliar untuk Capai Target

“Alhamdulillah, selama anak saya dirawat inap, saya tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Mulai dari awal masuk rumah sakit sampai mendapatkan obat-obatan, semuanya sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” kata Lina saat ditemui di ruang rawat inap Kusuma Hospital, Kamis (15/10).

Selain terbantu dari sisi biaya, Lina juga merasakan kemudahan dalam proses administrasi saat mendaftarkan anaknya untuk menjalani rawat inap. Menurutnya, proses pendaftaran berlangsung cepat dan mudah karena cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Sekarang BPJS Kesehatan sudah banyak berubah, tidak seperti dulu lagi. Waktu di bagian pendaftaran, prosesnya cepat dan mudah, cukup membawa KTP saja,” ujarnya.

Lina juga mengapresiasi pelayanan tenaga kesehatan selama anaknya menjalani perawatan di Kusuma Hospital. Dia menilai dokter memberikan penjelasan secara terperinci, perawat bersikap ramah, dan petugas kebersihan rutin menjaga kebersihan lingkungan rumah sakit.

Baca Juga: Produksi Garam di Sampang  Melimpah, Petani Khawatir Harga Anjlok

“Pelayanannya bagus sekali, mulai dari pendaftaran, dokter, perawat, sampai kebersihan rumah sakit semuanya membuat saya merasa nyaman. Dokternya juga menjelaskan kondisi anak saya secara detail, jadi saya lebih memahami apa yang sedang dialami anak saya,” kata Lina.

Menurut Lina, pengalaman tersebut menunjukkan manfaat Program JKN bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Dia berharap program ini terus berjalan agar semakin banyak keluarga mendapatkan perlindungan saat menghadapi kondisi sakit tanpa terlalu khawatir terhadap biaya pengobatan.

Pengalaman mendampingi anaknya menjalani perawatan membuat Lina semakin yakin terhadap manfaat Program JKN. Dia merasa tenang karena anaknya mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan tanpa terbebani biaya pengobatan.

Baca Juga: Dukung Asta Cita, BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun dan KUR Rp 167 Triliun

“Terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan yang sudah membantu masyarakat seperti saya. Semoga Program JKN terus bermanfaat dan bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” tutup Lina. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
dbd program jkn pamekasan bpjs kesehatan