Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Tiga Kabupaten di Madura Raih UHC Awards 2026 Berkat Capaian JKN Optimal

Hendriyanto • Jumat, 30 Januari 2026 | 17:38 WIB

Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim memegang piala UHC Awards 2026 di Jakarta.
Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim memegang piala UHC Awards 2026 di Jakarta.

SUMENEP, RadarMadura.id – Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 kembali membuktikan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan. Sejumlah daerah di wilayah Madura berhasil meraih penghargaan berkat capaian kepesertaan aktif Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan, Galih Anjung Sari, menjelaskan bahwa penghargaan UHC diberikan kepada daerah yang memenuhi indikator kepesertaan aktif JKN sesuai ketentuan nasional. Selain cakupan kepesertaan, keberlanjutan pembayaran iuran dan komitmen pemerintah daerah menjadi faktor utama dalam pencapaian UHC.

“Suatu daerah dapat meraih penghargaan UHC apabila mampu memastikan sebagian besar penduduknya terdaftar aktif sebagai peserta JKN. Hal ini tentu memerlukan dukungan kebijakan, penganggaran, serta sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Galih saat diwawancara di ruangannya pada Jumat (30/1).

Galih mengapresiasi pemerintah daerah di wilayah Madura yang dinilai konsisten mendukung Program JKN. Menurutnya, Kabupaten Bangkalan, Sampang, dan Sumenep telah menjalankan berbagai langkah strategis untuk memperluas perlindungan jaminan kesehatan masyarakat.

“Capaian ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menghadirkan akses layanan kesehatan yang adil dan merata. BPJS Kesehatan akan terus mendukung pemerintah daerah agar keberlanjutan Program JKN tetap terjaga,” ujarnya.

Pada UHC Awards Tahun 2026, Kabupaten Bangkalan meraih penghargaan kategori Pratama. Sementara itu, Kabupaten Sampang dan Kabupaten Sumenep berhasil memperoleh penghargaan kategori Madya.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Dorong Pola Hidup Sehat untuk Tekan Penyakit Katastropik

Capaian tersebut mencerminkan konsistensi pemerintah daerah dalam meningkatkan cakupan dan keaktifan kepesertaan JKN. Upaya ini sekaligus memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, menyampaikan rasa syukur atas diraihnya penghargaan UHC kategori Madya. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan dukungan masyarakat.

“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah SWT atas penghargaan UHC yang diraih Kabupaten Sumenep. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ucap Imam.

Imam menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen menjadikan Program JKN sebagai bagian penting dalam perlindungan kesehatan masyarakat. Menurutnya, UHC bukan sekadar target administratif, tetapi wujud tanggung jawab pemerintah kepada publik.

“Melalui Program JKN, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik. Insyaallah ke depan kami akan terus berupaya meningkatkan mutu dan pemerataan layanan kesehatan,” harapnya.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Perkuat Edukasi Mekanisme Rujukan JKN di Pamekasan

Imam berharap Kabupaten Sumenep dapat meningkatkan capaian UHC pada tahun mendatang. Ia optimistis dengan sinergi lintas sektor dan dukungan BPJS Kesehatan, target kategori Pratama dapat terwujud.

“Harapannya tahun depan Pemerintah Kabupaten Sumenep bisa mendapatkan penghargaan UHC kategori Pratama. Tentunya hal ini memerlukan sinergi antar sektor untuk mewujudkan perlindungan kesehatan yang merata bagi masyarakat Kabupaten Sumenep,” pungkasnya. (*/dry)

Editor : Hendriyanto
#bangkalan #jkn #sampang #sumenep #bpjs kesehatan #UHC Awards