SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep berupaya meningkatkan status Puskesmas Pembantu (Pustu) Giliraja, Kecamatan Gili Genting, menjadi puskesmas induk.
Saat ini tahapannya masih penyediaan bangunan fisik. Dinkes tahun ini sudah mengalokasikan dana Rp 1.372.625.556.
Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes P2KB Sumenep Moh. Nur Insan mengatakan, peningkatan status Puskesmas Giliraja membutuhkan proses yang cukup panjang.
Salah satu syaratnya memerlukan bangunan fisik yang memadai agar memenuhi standar seperti puskesmas induk pada umumnya.
”Karena itu, untuk saat ini kami sedang fokus menyediakan bangunan terlebih dahulu. Bangunan fisik sudah mulai dikerjakan tahun ini,” katanya.
Menurut Nur Insan, proyek fisik dipastikan tidak tuntas tahun ini. Sebab, anggaran yang disediakan terbatas, hanya Rp 1,3 miliar. Sedangkan untuk membangun gedung yang layak membutuhkan anggaran sekitar Rp 6 miliar.
”Makanya, pembangunan fisik dilakukan secara bertahap. Tahun 2025 diupayakan dapat tambahan anggaran lagi. Dengan demikian, pembangunan gedung segera tuntas,” ucapnya.
Nur Insan menuturkan, yang dilakukan institusinya tidak hanya membangun gedung, tetapi juga menyediakan fasilitas pendukung lain. Misalnya, alat kesehatan yang lengkap. Hal itu tentunya memerlukan anggaran yang tidak sedikit.
”Perlahan akan kami wujudkan. Termasuk penyediaan SDM. Misalnya, dokter, perawat, bidan, tenaga kefarmasian, dan lain-lain,” ujarnya.
Nur Insan menambahkan, peningkatan Pustu Giliraja merupakan program yang sangat penting. Salah satu tujuannya, agar masyarakat mendapat layanan kesehatan yang lebih maksimal. ”Sebab, kalau mau ke puskesmas induk, warga harus menyeberang pulau. Makanya, perlu disediakan puskesmas induk di Giliraja,” imbuhnya.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oedin berharap pembangunan Puskesmas Giliraja segera selesai. Dengan begitu, masyarakat bisa mendapat layanan kesehatan optimal. Juga tidak perlu jauh-jauh untuk mendapatkan layanan kesehatan yang terbaik.
”Progam yang bagus ini kami support. Semoga cepat tuntas dan nanti bisa beroperasi dengan maksimal,” harapnya. (iqb/yan)
Editor : Ina Herdiyana