BANGKALAN, RadarMadura.id – Masyarakat Bangkalan yang menderita penyakit tidak menular (PTM) variatif.
Namun, yang paling dominan adalah hipertensi. Yaitu, salah satu penyakit kronis yang bisa menjadi pemicu kematian.
Kasi Pencegahan dan Pengendalian PTM Dinkes Bangkalan Suhdi menjelaskan, ada beberapa jenis PTM yang paling banyak diderita masyarakat.
Di antaranya, hipertensi, stoke, deabetes militus, dan kanker. Dari berbagai jenis PTM itu, paling dominan adalah hipertensi.
”Kebanyakan pengidap penyakit hipertensi tidak ada keluhan. Karena itu, penderita tidak tahu bahwa dirinya mengidap penyakit hipertensi,” jelasnya Rabu (28/8).
Ada beberapa pemicu tingginya penderita PTM, khususnya hipertensi. Yakni, gaya hidup yang tidak sehat dan kurangnya kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan diri ke faskes.
”Yang paling penting menjaga pola hidup, olahraga, makanan harus seimbang, dan bisa menghindari minuman alkohol dan rokok,” jelasnya.
Suhdi mengeklaim intens melakukan sosialisasi sebagai langkah deteksi dini dari PTM.
Juga melakukan pematauan, pencegahan, dan pengobatan bagi mereka yang terdampak PTM, terutama penyakit hipertensi. ”Setiap bulan ke setiap posyandu dan poswindu,” imbuhnya.
Suhdi berharap, masyarakat bisa semakin meningkatkan pola hidup sehat. Juga, sering melakukan pemeriksaan ke setiap puskesmas terdekat.
Langkah itu merupakan deteksi awal untuk mengetahui kualitas kesehatan.
”Sehingga kalau sudah diketahui dari awal bisa segera dilakukan pencegahan penyakit tersebut,” katanya. (c5/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia