Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dinkes Bangkalan Klaim Nihil Kasus Virus Singapura

Ina Herdiyana • Sabtu, 27 April 2024 | 13:20 WIB
USIA RENTAN: Anak-anak tengah bermain setelah pulang sekolah di Jalan Soekarno-Hatta, Bangkalan, Jumat (5/4). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)
USIA RENTAN: Anak-anak tengah bermain setelah pulang sekolah di Jalan Soekarno-Hatta, Bangkalan, Jumat (5/4). (VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM)

BANGKALAN, RadarMadura.id – Flu Singapura mulai menyebar di beberapa daerah di Indonesia. Salah satu penyakit yang disebabkan infeksi itu sangat mudah menular.

Bahkan, anak-anak rentan berisiko untuk mengalami penyakit yang satu ini. Beruntung di Bangkalan belum ada yang terdampak.

Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Bangkalan Aris Budhiartho menjelaskan, sampai saat ini, belum ada laporan pasien terdampak virus Singapura.

Dia memastikan Kota Salak masih steril dan belum ada yang mengalami flu Singapura.

Kendati demikian, masyarakat juga perlu waspada dan harus mengetahui gejala virus Singapura.

Orang yang terdampak virus ini biasanya akan mengalami nyeri pada saat menelan, dehidrasi, demam, kehilangan selera makan, kelelahan, kulit melepuh, dan berbintik merah, batuk, lesi mulut, serta sakit kepala dan tenggorokan.

”Gejalanya banyak, tapi yang lumrah akan muncul bintik merah dan melepuh,” terangnya.

Aris menambahkan, virus Singapura ini biasanya juga akan menyerang orang dewasa. Namun, lebih sering menyerang anak kecil.

Anak-anak memang rentan terdampak virus tersebut. Biasanya, kulit orang yang terdampak melepuh seperti penyakit cacar.

”Orang dewasa juga akan terdampak virus Singapura, tapi lebih sering anak-anak,” katanya. (za/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Ina Herdiyana
#Dinkes Bangkalan #Virus Singapura #dinas kesehatan