PAMEKASAN, Radar Madura.id – Tanaman setinggi 1,5 meter ini sudah ditanam oleh Kusairi sejak lima tahun yang lalu. ”Itu juga bibitnya beli di Pasar 17 Agustus, memang buah lokal,” kata Kusairi.
Pria yang juga berprofesi sebagai dosen di IAIN Madura ini tidak ada maksud lain untuk menanam kelengkeng merah ini.
Awalnya dia hanya coba-coba menanam karena melihat di beberapa media sosial tentang kelengkeng merah tersebut.
Dia juga tidak menyangka tanaman kelengkeng merahnya itu bisa berbuah lebat. Dia mengaku, setiap tahun tanaman kelengkeng merahnya selalu berbuah.
”Alhamdulillah, setiap tahun selalu berbuah,” ungkap Kusairi.
Untuk menanam tanaman kelengkeng merah cukup dibutuhkan lubang sedalam 50 sentimeter dan diameter 30×30 sentimeter.
Tanpa perawatan khusus, tanaman kelengkeng merah miliknya itu tumbuh subur di samping rumahnya.
Pemberian pupuk hanya dicukupkan pada pupuk kandang dan abu bekas bakar kayu. Penyiramannya juga cukup satu hari dua kali selama satu tahun setelah tanam.
”Kalau sisanya itu satu hari sekali saja tidak apa-apa,” katanya.
Kusairi menyampaikan, rasa dan aroma pada kelengkeng merah ini berbeda dari biasanya.
Rasa yang sangat legit tapi tidak membuat enek, dan memiliki aroma yang khas meskipun masih di pohon. ”Itu belum dipetik sudah ada aromanya,” terangnya.
Ukuran buah kelengkeng merah miliknya juga cukup besar dengan diameter 3 sentimeter. ”Kalau kata orang-orang memang bagus kelengkeng merah ini,” imbuhnya.
Kusairi menambahkan, kelengkeng merah memiliki berbagai macam manfaat. Meskipun rasa manis legit, namun tidak mengandung gula berlebih sehingga aman dikonsumsi.
Sebab, rasa manis dari buah kelengkeng tersebut bukan karena kandungan gula yang tinggi. Tetapi, memang murni dari rasa yang ada pada buah kelengkeng merah tersebut.
Dia menyampaikan, warna merah pada kelengkeng merah ini tidak hanya di kulit buahnya. Namun, di batang pohon, daun kelengkeng juga berwarna merah. ”Kalau dagingnya itu, warnanya putih kekuningan,” jelas Kusairi.
Tenaga Kesehatan Puskesmas Panaguan, Proppo, Atika menyampaikan, kadar potasium yang ada pada kelengkeng merah cukup tinggi.
Sehingga sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh yang saat ini manusia lebih banyak mengonsumsi sodium daripada potasium.
”Iya, bagus sekali ini untuk kesehatan,” katanya. Buah kelengkeng merah atau ruby longan juga memiliki beberapa unggulan. Seperti memperlancar aliran darah dan mengendalikan tekanan darah. (ail/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti