PAMEKASAN, RadarMadura.id – Tahun ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr H. Slamet Martodirdjo (Smart) Pamekasan akan menambah layanan baru. Yakni, ruang kateterisasi jantung atau catheterization laboratory (cath lab).
Ruangan itu dibangun dengan anggaran sebesar Rp 2 miliar. Tahun ini layanan untuk penyakit jantung itu tinggal menunggu untuk dioperasikan. RSUD Smart Pamekasan sedang memproses perizinannya.
Direktur RSUD Smart Pamekasan Budi Santoso mengatakan, perizinan terkait cath lab diajukan pada Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).
Selain itu, dinas kesehatan (dinkes) juga melakukan visitasi ke institusi yang dipimpinnya.
Menurut Budi, pengurusan perizinan diperkirakan memakan waktu yang cukup lama. Yakni, lebih kurang 6 bulan.
Karena itu, pihaknya menarget layanan cath lab beroperasi mulai Juli mendatang.
”Jadi tidak sebentar. Sebab, perizinan yang kami urus bukan hanya satu. Sekarang visitasi dan mengajukan ke Bapeten. Setelah itu ke BPJS,” kata Budi pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Dijelaskan, dari sektor sumber daya manusia (SDM), penilaian Budi sudah memadai.
Baca Juga: Ruas Arek Lancor Alih Status Jadi Jalan Nasional, Perubahan Harus Dilakukan dengan Bijak
Hanya menunggu tambahan tenaga yang saat ini sedang mengikuti pelatihan. Tenaga dokter yang akan ditunjuk menyatakan sudah siap.
”SDM-nya tinggal beberapa saja. Makanya, pertengahan tahun, kami targetkan sudah bisa beroperasi,” ucapnya.
Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan Imam Hosairi mengatakan, bidang kesehatan merupakan sektor penting yang harus disediakan pemerintah.
Jika berjalan dengan baik, SDM daerah juga akan kian membaik.
Karena itu, dia minta pemkab terus berupaya melakukan inovasi dan program andalan yang dibutuhkan masyarakat.
Dengan begitu, bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat.
”Akses kesehatan yang luas ini penting, makanya program-program yang dibuat harus benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” sarannya. (di/yan)
Editor : Fatmasari Margaretta