BANGKALAN, Radarmadura.id– Pencitraan diagnostik mengalami perkembangan yang sangat pesat. Salah satunya lewat prosedur diagnosis yang menggunakan komputer dan mesin sinar-X yang berputar untuk membuat gambar penampang tubuh atau dikenal CT-scan.
Alat tersebut juga dapat membuat gambar tiga dimensi (3D) dari ujung kepala hingga kaki. ”CT-scan dapat dipakai untuk memeriksa saluran kencing atau yang biasa disebut CT-stonografi,” ucap Radiografer RSUD Syamrabu Raziv Maulana Usman, Amd.Rad, S.ST.
CT-stonografi adalah pemeriksaan CT-scan pada saluran ginjal yang digunakan untuk mendeteksi adanya batu pada ginjal dan patologi lainnya. Misalnya, adanya massa pada ginjal. Pasien yang akan menjalani CT-stonografi harus puasa makan 7–8 jam sebelum menjalani pemeriksaan.
Tujuannya, agar saluran pencernaannya bersih sehingga tidak mengganggu hasil diagonosis. Kemudian, 15–30 menit sebelum menjalani pemeriksaan, pasien akan diminta meminum air putih kurang lebih empat gelas atau 1.000 mililiter. ”Juga menahan kencing sampai pemeriksaan CT-stonografi selesai. Tujuannya, mengisi kandung kencing agar terisi penuh,” terang Raziv.
Pria berbadan tegap itu menambahkan, hasil dari CT-stonografi mampu mendeteksi, menggambarkan lokasi, dan mengetahui ukuran batu. Namun yang terpenting dari hasil CT-stonografi adalah dapat digunakan menentukan prosedur terapi yang akan dilakukan terhadap pasien. ”Sekecil apa pun batu ginjal dapat dideteksi CT-stonografi,” imbuhnya.
Menurut Raziv, keberadaan batu ginjal tidak boleh dianggap remeh karena ukurannya kecil. Sebab jika dibiarkan, lama-kelamaan ukurannya membesar. ”Pemeriksaan CT-stonografi dapat mendeteksi pembengkakan ginjal yang disebabkan oleh sumbatan sekaligus menilai derajat hidronefrosis,” sambungnya.
Saat ini, kata Raziv, RSUD Syamrabu Bangkalan sudah memiliki MSCT-Scan 128 slice. Yaitu, alat kesehatan (alkes) generasi terbaru dari CT-scan. Alat modern tersebut memiliki kemampuan untuk menghasilkan informasi dan gambaran diagnostik yang lebih baik. ”Salah satunya, melakukan pemeriksaan CT-stonografi,” katanya.
Dia menjelaskan, karena sudah memiliki alkes canggih, pemeriksaan CT-stonografi dapat dilakukan dengan cepat dan akurat. ”Waktu yang dibutuhkan hanya 5–10 menit. Gambaran kondisi ginjal beserta salurannya nanti berbentuk irisan dan 3D,” terangnya. (jup/yan)
Editor : Abdul Basri