Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

SD Rechtenflether Bremen dan Sekolah Tumbuh Yogyakarta Rajut Persahabatan lewat Gamelan di Jerman

Hendriyanto • Sabtu, 31 Agustus 2024 | 22:31 WIB

MENDUNIA: Murid Sekolah Tumbuh Yogyakarta foto bareng seusai bermain gamelan di SD Rechtenflether Bremen, Kamis (29/8).
MENDUNIA: Murid Sekolah Tumbuh Yogyakarta foto bareng seusai bermain gamelan di SD Rechtenflether Bremen, Kamis (29/8).

JERMAN, RadarMadura.id – Meski suhu Kota Bremen berada di angka 30 derajat Celsius, hal itu tidak mengurangi semangat murid Sekolah Dasar (SD) Rechtenflether menyambut rombongan Sekolah Tumbuh Yogyakarta. Kibaran bendera Indonesia dan bendera Jerman yang mereka buat sendiri menyambut rombongan murid Sekolah Tumbuh Yogyakarta yang dipimpin Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Wironegoro, Kamis (29/8).

Kepala Sekolah Grundschule Rechtenflether   
Ireneusz Kalan menyatakan kegembiraannya sebagai tuan rumah. "Musik menyatukan kita di sini. Musik menyatukan perbedaan dan menjauhkan kita dari konflik dan perang,“ katanya.

KPH Wironegoro juga mengapresiasi sambutan hangat tersebut. Dia menekankan pentingnya keberlanjutan kerja sama semacam ini di masa mendatang. ”Kegiatan ini bukan sekadar pertukaran budaya, melainkan juga kesempatan untuk memperkaya pengalaman belajar para siswa dengan perspektif global,” ujarnya.

KPH Wironegoro dalam acara tersebut menyerahkan sumbangan berupa satu set Gong Kempul pada SD Rechtenflether. Pemberian bantuan itu dilakukan untuk menggantikan Gong Kempul milik mereka yang telah rusak.

Baca Juga: My Hero Academia di Ambang Akhir, Namun Studio Bones dan Horikoshi Persiapkan Kisah Baru yang Menarik di Layar Lebar

Penyerahan Gong Kempul mengawali pertukaran budaya antar pelajar yang dimulai dengan penampilan lagu bertajuk Gundul-Gundul Pacul oleh murid Sekolah Tumbuh. Dalam acara itu, mereka memainkan gamelan milik SD Rechtenflether.

Penampilan tersebut diapresiasi oleh murid dan staf SD Rechtenflether. Apalagi, mereka telah mempelajari dasar-dasar bermain alat musik tradisional tersebut.

LATIHAN: Para siswa bermain gamelan di Jerman.
LATIHAN: Para siswa bermain gamelan di Jerman.

Renata Siagian selaku Konjen RI di Hamburg menyampaikan, kegiatan itu merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah terjalin antara KJRI Hamburg dengan SD Rechtenflether dan Bremer Philharmoniker dalam pendirian kelas Gamelan April lalu.

"Kami sangat menghargai dukungan dari KPH Wironegoro. Kami tidak membayangkan dalam waktu yang sangat singkat, kurang dari lima bulan, kerja sama yang terbentuk antara KJRI Hamburg dan SD Rechtenflether sudah dapat membuahkan kegiatan pertukaran sekeren ini," katanya.

Baca Juga: BRI Dukung Pameran Kriyanusa 2024,Dorong UMKM Kerajinan dan Seni Kriya Naik Kelas

Menurut dia,  pelajar Sekolah Tumbuh dijadwalkan bertemu dengan murid kelas 9 dari Wichern-Schule Hamburg di KJRI Hamburg, Jumat (30/8). "Ada seorang guru musik di sana yang setiap tahun mengajak muridnya berkunjung ke KJRI Hamburg untuk mengenal gamelan,“ ulasnya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kunjungan sosial budaya Sekolah Tumbuh di Yogyakarta ke Eropa (Belanda dan Jerman) yang difasilitasi oleh Stichting Hibiscus di Belanda. Selain KGR Pembayun, acara dihadiri tiga guru dan 24 murid Sekolah Tumbuh. (yan/dry)

Editor : Hendriyanto
#jerman #musik #sekolah dasar #gamelan #indonesia