SAMPANG, RadarMadura.id – Seorang nelayan bernama Nurhasan, 53, ditemukan tewas di Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Sampang. Warga Dusun Rosong, Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong, itu ditemukan meninggal dunia dalam kondisi bersimbah darah.
Kapolsek Camplong Iptu Dwi Abdillah membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa itu terjadi Kamis (10/9) sekitar pukul 02.00 di Jalan Dusun Pesisir, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Sampang.
”Benar kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 02:00,” katanya.
Dwi mengatakan, korban diketahui bernama Nurhasan, 53, warga Dusun Rosong, Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong, Sampang. Korban sehari-hari bekerja sebagai nelayan.
”Nurhasan diketahui pekerjaannya sebagai nelayan,” bebernya.
Dia menjelaskan, kejadian bermula ketika korban berjalan pulang setelah mencari ikan di laut. Korban diketahui hendak mengambil sepeda motornya yang berada di Jalan Kampung Dusun Pesisir, Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, Sampang.
Baca Juga: TP PKK Bangkalan Dorong Ahli Waris BPJS Ketenagakerjaan Mandiri Lewat Pelatihan PEKA
”Diduga Korban dihadang oleh pelaku yang identitasnya masih dalam penyelidikan dan terjadilah penganiayaan,” ungkapnya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka pada tubuhnya. Di antaranya luka robek pada kepala bagian kiri, pipi kiri, bahu kanan, dan bagian depan perut.
”Motif dan pelaku masih dalam penyelidikan,” tandasnya. (bai/dry)
Editor : Hendriyanto