BANGKALAN, RadarMadura.id – Teka-teki penyebab kematian Ruly Yunis Setiawati masih menjadi misteri.
Sebab, keluarga mantan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Bangkalan itu belum menerima perkembangan hasil penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian.
Risang Bima Wijaya selalu kuasa hukum keluarga korban menyatakan, Ruly Yunis Setiawati merupakan korban pembunuhan.
Itu berdasarkan rilis resmi yang dikeluarkan Rumah Sakit Bhayangkara Porong.
Baca Juga: ICMI Bangkalan Komitmen Jaga Resonansi dengan Masyarakat
"Bisa kami simpulkan bahwa ibu Ruly ini adalah korban pembunuhan," imbuhnya.
Saat ini, rekaman CCTV pelaku saat masuk ke Bandara Juanda sudah beredar luas.
Itu menjadi bukti bahwa korban masuk ke bandara tidak sendirian.
Dia meyakini laki-laki yang tertangkap kamera CCTV adalah pelakunya.
"Bisa jadi pelakunya lebih dari satu orang, tapi kami meyakini orang yang tertangkap kamera CCTV itu adalah pelakunya," ucap Risang.
Risang menambahkan, foto pria yang diduga sebagai pelaku pembunuhan beredar dan disandingkan dengan foto pria yang tertangkap kamera CCTV.
Namun, foto itu tidak original atau hasil rekayasa artificial intelligence (AI).
Risang menambahkan, pihak keluarga meyakini aparat kepolisian sudah mengantongi banyak petunjuk yang ditemukan di dalam mobil korban di tempat kejadian perkara (TKP).
Termasuk soal jejak komunikasi korban sebelum kejadian. Bahkan, dia yakin polisi sudah berhasil mengidentifikasi pelaku pembunuh tersebut.
"Mudah-mudahan pihak kepolisian bisa cepat menangkap pelaku, agar bisa mengungkap motif pembunuhan itu," tandasnya.
Kasihumas Polresta Sidoarjo AKP Tri Novi Handono belum dapat dikonfirmasi soal kematian Ruly Yunis Setiawati.
Saat dihubungi melalui nomor telepon yang biasa digunakan tidak merespons. (za/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti