BANGKALAN, RadarMadura.id – Dua pelaku curanmor terbilang nekat.
Mereka menggondol sepeda motor yang terparkir di Jalan KH Moh. Kholil, Bangkalan, Selasa (9/6), saat kondisi sekitar masih ramai aktivitas warga.
Aksi mereka bahkan terekam jelas kamera pengawas atau closed circuit television (CCTV).
Berdasarkan rekaman CCTV, kedua pelaku datang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Vario 125 berwarna hitam.
Setiba di lokasi, salah satu pelaku yang mengenakan jaket warna krem turun dan mengamati situasi sekitar.
Tak lama kemudian, pelaku mendekati sepeda motor Honda Beat warna cokelat yang terparkir di bahu jalan.
Pelaku lalu mengeluarkan kunci T dari saku jaketnya dan mulai merusak kunci kendaraan tersebut.
Aksi kedua pelaku sempat diketahui pemilik motor, Supardi.
Namun, saat korban berusaha menggagalkan pencurian, pelaku berhasil melarikan diri sambil membawa kabur sepeda motor tersebut.
Supardi menuturkan, saat kejadian dirinya berada di kasir dan bersiap pulang.
Dari dalam ruangan, dia melihat seseorang menaiki sepeda motor miliknya yang terparkir di luar.
”Saya lihat dari kasir ada orang yang menaiki sepeda motor saya. Karena curiga, saya langsung keluar. Ternyata motor saya langsung dibawa kabur,” ujarnya.
Korban mengaku sempat mengejar pelaku dan bahkan berhasil memegang tangan salah satu pelaku.
Namun, upayanya untuk menghentikan pencurian tidak berhasil.
”Saya langsung kejar dan sempat memegang tangannya. Tapi, pelaku berhasil kabur,” katanya.
Saat melakukan pengejaran, korban juga sempat terjatuh.
Meski demikian, pelaku tetap berhasil meloloskan diri bersama sepeda motor miliknya.
Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kasus itu ke Polres Bangkalan.
Dia berharap pelaku segera ditangkap dan sepeda motor miliknya dapat ditemukan kembali.
”Semoga pelakunya segera tertangkap dan motor saya bisa kembali,” harapnya.
Sementara itu, Kasihumas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus curanmor tersebut.
Polisi juga telah mengantongi rekaman CCTV yang merekam aksi para pelaku.
”Masih kami selidiki. Semoga dalam waktu dekat para pelaku bisa kami tangkap,” ujarnya. (za/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti