Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Diduga Lecehkan Siswi Magang, Pegawai dan Satpam Bank Jatim Unit Omben Dipolisikan

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 8 Oktober 2025 | 14:48 WIB
Siswi SMK negeri di Kabupaten Sampang diduga menjadi korban pelecehan seksual pegawai dan satpam Bank Jatim Unit Omben. (JawaPos.com)
Siswi SMK negeri di Kabupaten Sampang diduga menjadi korban pelecehan seksual pegawai dan satpam Bank Jatim Unit Omben. (JawaPos.com)

SAMPANG, RadarMadura.id – Seorang siswi SMK negeri di Kabupaten Sampang diduga menjadi korban pelecehan seksual. Peristiwa itu dialami korban saat melaksanakan magang di kantor Bank Jatim Unit Omben, Sampang.

Kini korban telah melaporkan peristiwa pahit yang dialami ke Polres Sampang, Senin (6/10). Korban berharap kedua terlapor yang diduga melakukan pelecehan diseret ke meja hijau.

Hajatulloh selaku kuasa hukum korban memaparkan, dugaan pelecehan seksual yang dialami kliennya terjadi saat program magang wajib yang dilaksanakan sekolahnya. Penempatannya di kantor Bank Jatim Unit Omben. Korban ditugaskan untuk membantu proses penyaluran bantuan kemiskinan ekstrem.

Uang yang dicairkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) dikuasai oknum pegawai Bank Jatim berinisial MM. Namun, saat korban hendak meminta uang yang akan disalurkan ke penerima, MM melakukan perbuatan tak senonoh terhadap korban.

”Kejadian itu berkali-kali,” ujar pria yang biasa disapa Jajak tersebut.

Modusnya, MM menyerahkan uang kepada rekan kerjanya yang duduk bersebelahan di samping korban. Uang itu diserahkan dengan menjulurkan tangan di belakang tubuh korban.

”Setelah memberikan uang itu, pelaku melakukan pelecehan terhadap korban,” sambungnya.

Korban juga merasa harkat dan martabatnya direndahkan seorang petugas sekuriti berinisial MD di tempat dia magang. Dia menyebut, MD menyampaikan kata-kata yang dianggap tidak patut kepada korban. Yakni, meminta korban untuk menikmati dan mengikuti kemauan pelaku MM.

”Korban merasa keduanya sudah merendahkan martabatnya. Padahal, saat itu korban magang, yang seharusnya dididik. Namun ternyata mendapatkan pelecehan dari oknum pegawai dan satpam di perusahaan pelat merah tersebut,” kata Jajak.

Pria asal Bangkalan itu meminta Polres Sampang tidak main-main dalam penanganan perkara dugaan pelecehan seksual yang menimpa kliennya. Pihaknya mendesak Korps Bhayangkara serius dan profesional dalam menangani perkara yang dilaporkan.

”Kami berharap hukum ditegakkan sebagaimana mestinya. Agar kejadian ini tidak terulang dan menimbulkan lebih banyak korban,” bebernya.

Pemimpin Cabang Bank Jatim Sampang Erny Dewi S enggan berkomentar banyak saat dikonfirmasi tentang pelecehan seksual yang diduga dilakukan bawahnnya. Saat dikonfirmasi, dia berdalih sedang mengikuti kegiatan urgen.

”Maaf, saya lagi rapat tertutup di Surabaya,” ucapnya singkat.

Plh Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan adanya laporan dugaan pelecehan siswa magang di lingkungan Perusahaan Milik Pemprov Jatim tersebut. Perkara tengah didalami oleh Unit PPA Satreskrim Polres Sampang.

”Selebihnya masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Sampang,” bebernya. (bai/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#satpam #Bank Jatim Unit Omben #siswi smk #magang #pegawai bank #pelecehan seksual