BANGKALAN, RadarMadura.id – Warga Kecamatan Kamal, Bangkalan, digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas yang mengapung di perairan Batuporon, Rabu (20/8).
Mayat tersebut pertama kali ditemukan seorang nelayan, kemudian dilaporkan kepada dua anggota Lanal Batuporon yang sedang membersihkan area pantai. Kedua anggota tersebut, Serda Yusuf dan Serda Tutut, langsung mengevakuasi jasad itu ke pinggir pantai.
Sekitar pukul 10.00, tim gabungan Satpolairud Polres Bangkalan bersama personel Lanal Batuporon melakukan evakuasi mayat ke daratan.
Komandan Lanal Batuporon Letkol Laut (P) Novyan mengatakan, penemuan mayat bermula dari laporan nelayan tentang adanya benda mengapung di sekitar dermaga beaching pos barat.
Baca Juga: Dua Kecamatan di Bangkalan Waspada Banjir, Setelah Diguyur Hujan Dua Hari Berturut-turut
“Setelah dipastikan bahwa benda tersebut adalah mayat, kami langsung berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Bangkalan,” ungkapnya.
Novyan menambahkan, korban berjenis kelamin laki-laki dengan ciri-ciri mengenakan baju dan celana pendek berwarna, berkulit gelap, wajah lebam serta berdarah. Diperkirakan korban berusia sekitar 40 tahun dan telah tenggelam selama tiga hari, mengingat kondisi tubuhnya sudah membusuk.
“Satu unit handphone merek Samsung ditemukan di saku celana korban,” tambahnya.
Kasat Polairud Polres Bangkalan, Iptu Muarib, membenarkan penemuan tersebut. Ia menyampaikan, mayat tanpa identitas itu kini sudah dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Mayat sudah kami evakuasi ke RSUD Syamrabu Bangkalan,” pungkasnya.
Baca Juga: Kasus Kematian Ibu dan Bayi di Kabupaten Bangkalan Cukup Tinggi
Sementara itu, Kepala Pemulasaraan Jenazah RSUD Syamrabu Bangkalan, Edi Suharto, mengungkapkan hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka lebam di bibir, paha, dan betis korban. Luka tersebut diduga akibat benturan dengan benda tumpul.
“Ditemukan luka lebam di beberapa bagian tubuh korban,” jelasnya. (za/dry)
Editor : Hendriyanto