Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Nelayan Temukan 35 Kg Sabu dalam Drum, Mengapung di Perairan Masalembu

Hera Marylia Damayanti • Sabtu, 31 Mei 2025 | 12:33 WIB
BARANG BUKTI: Puluhan bungkus narkotika jenis sabu yang ditemukan di perairan Pulau Masalembu diperlihatkan di Kantor Kodim 0827 Sumenep Jumat (20/5). (MOH. LATIF/JPRM)
BARANG BUKTI: Puluhan bungkus narkotika jenis sabu yang ditemukan di perairan Pulau Masalembu diperlihatkan di Kantor Kodim 0827 Sumenep Jumat (20/5). (MOH. LATIF/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Empat nelayan asal Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu, Sumenep, menemukan narkotika jenis sabu-sabu saat menjaring ikan di laut. Tidak tanggung-tanggung, narkoba yang mengapung di lautan itu mencapai 35 kilogram (kg). Penemuan barang haram di tengah laut tersebut menjadi yang terbesar di perairan Jawa Timur (Jatim).

Bintara Tinggi Tata Urusan Dalam (Batitud) Koramil 0827/22 Masalembu Serka Yohanes Gapo menyatakan, puluhan kilogram sabu tersebut ditemukan empat nelayan saat mencari ikan, Rabu (28/5). Mereka adalah Sirat, 60; Naim, 30; Fadil, 25; dan Mastur, 40.

”Iya benar (ada penemuan narkoba di lautan), sekitar empat mil dari bibir pantai,” ujarnya Kamis (29/5) malam.

Penemuan itu berawal saat keempat nelayan mendapati drum yang mengapung di tengah laut. Kemudian mereka mendekati benda misterius itu untuk diangkat ke atas perahu. Karena penasaran, nelayan atas nama Sirat membuka drum tersebut.

Di dalamnya, nelayan dikejutkan dengan adanya 33 kantong plastik yang masing-masing diperkirakan berisi satu kilogram sabu. Juga dua kantong lain dalam kondisi rusak. ”Jadi total (dalam drum itu) berisi 35 kantong plastik,” tuturnya.

Setelah mengetahui isi drum tersebut, nelayan bernama Mastur melapor ke Koramil 0827/22 Masalembu. Laporan dari nelayan itu diterima sekitar Kamis (29/5), sekitar pukul 12.00 WIB. Lalu, pihak kepolisian bersama anggota TNI segera menuju lokasi untuk mengamankan barang bukti dan meminta keterangan dari para saksi.

Barang itu kemudian dikirim ke daratan Kabupaten Sumenep untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Barang tersebut sampai di Pelabuhan Kalianget sekitar pukul 15.00 Jumat (30/5). Lalu pemeriksaan di Kodim 0827/Sumenep. Ternyata benar, setiap bungkusnya memiliki berat 1,05 kg.

Kasi Intelijen BNNP Jawa Timur AKBP Damar Bastian menyatakan, drum berisi puluhan kilogram sabu yang ditemukan nelayan itu diperkirakan sudah lama terombang-ambing di lautan. Sebab, kondisinya sudah berkarat dan sudah dihinggapi teritip. ”Tulisan-tulisannya juga sudah mulai rusak,” katanya.

Berdasarkan pengalamannya dalam mengungkap jaringan narkoba, ada berbagai tulisan dari bahasa yang tertera di bungkus narkoba. Sementara plastik narkoba yang ditemukan nelayan berbahasa Jepang, Thailand, Tiongkok, dan bahasa Inggris.

”Kami belum bisa menyatakan dari mana barang ini berasal, kami harus melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Ditemukannya drum berisi narkoba di perairan Masalembu mengindikasikan adanya peredaran narkoba jenis sabu dengan cara melemparkan tong ke laut. Kemudian, tong itu dijemput untuk diedarkan ke wilayah Jawa Timur. Itu menjadi penemuan narkoba jenis sabu terbesar di Jawa Timur yang ditemukan di lautan.

”Ini menjadi pembenar dari indikasi kami. Makanya ini menjadi perhatian dari Kepala BNN RI untuk menguatkan pengawasan di wilayah pesisir,” sambung Damar.

Setiap produsen memiliki ciri khas tersendiri dalam memilih plastik untuk dijadikan alat bungkus narkoba. Salah satunya berkaitan dengan warna yang dipilih. Pihaknya akan mencocokkan hasil penemuan itu dengan database yang dikantongi BNNP Jatim.

”Kami akan lihat nanti ini produsennya dari mana. Kalau bentuk dan bungkus seperti ini, apakah dari kawasan Asia Tenggara atau langsung dari daratan Tiongkok,” tandasnya. (tif/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Terbesar #jawa timur #penemuan #masalembu #drum #sabu-sabu #35 kilogram #narkoba #narkotika #nelayan