SUMENEP, RadarMadura.id – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sidik Syaiful Bahri diringkus Polres Sumenep pada Minggu (25/5). Penangkapan itu diduga terkait pemerasan kepada Kepala Desa Kades Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Siti Naisa.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM), pria asal Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, itu terjaring operasi tangkap tangan (OTT) sekitar pukul 16.30.
Dia diamankan di rumah salah seorang pejabat Inspektorat Sumenep Jufri di Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep. Tempat tersebut diduga dijadikan lokasi pertemuan antara Syaiful Bahri dengan Siti Naisa.
Pantauan JPRM, belasan perangkat Desa Batang-Batang Daya berkumpul di parkiran Mapolres Sumenep pada Minggu (25/5) malam. Kedatangan mereka dalam rangka mengawal kepala desanya yang diperiksa terkait dugaan kasus pemerasan yang menimpanya.
Mereka datang menggunakan dua mobil dan beberapa sepeda motor. Namun, di antara mereka tidak ada yang dapat dimintai keterangan terkait persoalan tersebut.
”Untuk wawancara ke ibu saja ya, saya kurang paham soalnya,” kata putra Kades Batang-Batang Daya, Iqbal.
Sementara itu, Kades Batang-Batang Daya Siti Naisa tidak dapat dimintai keterangan dengan alasan dirinya masih akan menjalani pemeriksaan terlebih dahulu. ”Bentar dulu ya,” kata Siti Naisa.
Sekretaris Desa Batang-Batang Daya Agung menyampaikan, oknum LSM tersebut meminta uang sebesar Rp 40 juta pada Siti Naisa. Namun, yang diberi oleh Kades perempuan itu Rp 20 juta.
Agung tidak dapat memberikan keterangan lebih lanjut terkait dugaan pemerasan itu. Dia meminta media ini untuk menghubungi Kades Naisa.
”Untuk kronologisnya ke Bu Kades saja ya, saya takut salah, yang jelas OTT itu dilakukan di rumah pegawai inspektorat,” ucapnya.
Plt Inspektur Inspektorat Sumenep Nurul Jamil menuturkan, Senin (26/5) Jufri tidak masuk kantor karena sedang menjalani proses pemeriksaan di polres. Jamil mengaku tidak ada aduan masyarakat (dumas) dengan temuan itu.
Dia menyatakan persoalan itu tidak ada sangkut pautnya dengan inspektorat. ”Tidak ada dari inspektorat. Itu inisiatif dari Pak Jufri sendiri,” ungkapnya.
Jamil juga mengaku bahwa dirinya tidak tahu-menahu terkait persoalan tersebut. ”Untuk kronologisnya saya tidak tahu. Saya baru mendengar dari teman-teman media tadi pagi,” tutupnya.
Terpisah, Plt Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti Setyoningtyas membenarkan bahwa Ketua LSM Sidik Syaiful Bahri telah diamankan oleh kepolisian. Widi meminta awak media bersabar hingga pihak kepolisian menggelar konferensi pers.
”Karena saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan menunggu Kasatreskrim yang melakukan penangkapan di Bali,” terangnya.
JPRM telah mencoba menghubungi Kades Batang-Batang Daya Siti Naisa kembali. Namun, dia tidak mengangkat telepon ke nomor yang biasa digunakan. Pertanyaan yang diajukan melalui aplikasi WhatsApp juga tidak dijawab. (tif/luq)
Editor : Hera Marylia Damayanti