BANGKALAN, RadarMadura.id – Publik masih penasaran dengan pelaku penjambretan yang terjadi di jalan akses Suramadu pada Minggu (23/3).
Sebab, pelaku kejahatan sekitar pukul 18.30 itu belum terungkap. Polisi butuh waktu lama untuk meringkus pelaku.
Aksi nekat dua pelaku itu terekam CCTV bus Trans Jatim. Pelaku melancarkan aksi dengan cara menarik tas milik korban yang melaju dari arah Surabaya.
Pelaku menarik tas hingga korban jatuh terjungkal dan nyaris ditabrak kendaraan di belakangnya.
Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono menyampaikan, pihaknya akan terus mendalami tindak pidana kejahatan di wilayah hukumnya.
Selain mengumpulkan barang bukti, penyidik juga melakukan pencarian terhadap korban untuk dimintai keterangan.
”Pemilik rekaman yang sempat viral juga sudah kami mintai keterangan untuk mengusut tuntas tindak kriminal tersebut,” ujarnya Kamis (27/3).
Hendro menambahkan, pihaknya terus mendalami peristiwa tersebut. Anggotanya juga sudah menghubungi korban penjambretan untuk dimintai keterangan.
Penyidik juga tengah mendalami peristiwa itu secara detail. Termasuk mempelajari rekaman CCTV bus Trans Jatim.
”Akan kami dalami peristiwa dengan sedetail mungkin, kami juga memperlajari bukti video rekamannya,” paparnya.
Dia berjanji akan secepat mungkin mencari dan mengamankan pelaku penjambretan. Dia juga meminta masyarakat untuk tidak segan melapor jika menemukan hal serupa.
”Silakan laporkan ke kami jika ada yang mengalami hal yang sama,” pintanya. (za/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia