Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kejari Sampang Telisik Keterlibatan Pihak Lain Kasus Dugaan Tipikor Dana Desa Baruh

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 4 Juli 2024 | 14:15 WIB
Ilustrasi dugaan tipikor dana desa. (JawaPos.com)
Ilustrasi dugaan tipikor dana desa. (JawaPos.com)

SAMPANG, RadarMadura.id – Pengusutan kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dana desa (DD) Baruh memasuki babak baru.

Indikasinya, Kejari Sampang melakukan pengembangan setelah mantan Kades Baruh Akh. Amin dan eks Bendahara Baruh Nunung Alia Prastika menyandang predikat terpidana.

Dasar hukum kejari melakukan pengembangan merujuk pada sederet fakta persidangan yang mengemuka dalam sidang mantan Kades dan eks Bendahara Baruh tersebut.

Kejari berusaha menelisik keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut. Informasi yang diterima koran ini, Korps Adhyaksa telah memanggil para saksi.

Kasipidsus Kejari Sampang Tri Satrio Wahyu Murthi mengatakan, institusinya komitmen bekerja profesional dalam mengungkap kasus tersebut.

Jika nanti terbukti ada keterlibatan pihak lain, hal itu pasti terungkap. ”Kami melakukan pemanggilan kepada sejumlah saksi-saksi untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

Menurut dia, saksi yang dimintai keterangan oleh Korps Adhyaksa berasal dari berbagai kalangan.

Di antaranya keluarga penerima manfaat (KPM) sebanyak 30 orang. Selain itu, meminta keterangan dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD).

”Kami juga akan minta keterangan Bank Sampang selaku penyalur BLT DD Baruh,” ujarnya.

Tri Satrio Wahyu Murthi minta publik bersabar karena proses pemeriksaan sedang berjalan.

”Kami akan bekerja profesional dan mengejar siapa pun yang terlibat dalam perkara tersebut. Jika sudah waktunya, kami akan update sosok yang terbukti terlibat dalam kasus ini,” janjinya.

Baca Juga: Ahli Forensik Sebut Luka Para Korban Lebih Lima dalam Pertikaian Tanjungbumi, Bangkalan

Kepala DPMD Sampang Chalilurrachman belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut. Saat mendatangi kantornya, yang bersangkutan sedang tidak ada di ruang kerjanya.

Informasi dari petugas sekuriti, yang bersangkutan sedang berduka karena ada kerabatnya yang meninggal.

Dikonfirmasi melalui telepon seluler yang bersangkutan tidak ada respons. (bai/yan)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#kades #tipikor #keterlibatan pihak lain #kpm #dana desa #Baruh #kejari #blt dd