RadarMadura.id - Attack on Titan adalah anime yang menawarkan kisah menegangkan dengan tema-tema yang menyayat hati serta kebenaran hidup yang sulit diterima.
Cerita ini menggambarkan dunia yang hilang, dibangun di atas darah dan tulang, yang pada akhirnya membuka jalan bagi kehancuran dan pemusnahan lebih lanjut.
Para Eldia, yang dahulu pernah menjadi titan, harus membayar harga mahal atas supremasi mereka di masa lalu.
Seiring berjalannya waktu, generasi mendatang harus membayar harga atas dosa masa lalu.
Eren Yeager mencoba melakukan tindakan yang, meski kontroversial, sepertinya tak terelakkan. Ideologinya, meski bengkok dan sulit diterima, memicu serangkaian peristiwa bencana yang belum sepenuhnya dipahami banyak orang.
Pada puncak kekuasaannya, Kekaisaran Eldia hancur akibat pertikaian internal. Keluarga-keluarga besar yang memiliki salah satu dari Sembilan Titan terjerumus dalam konflik yang memicu kehancuran besar.
Raja terakhir Eldia Karl Fritz, berusaha mengakhiri pertumpahan darah yang dibawa kekaisarannya ke dunia.
Fritz, yang membenci leluhurnya dan perbuatan bangsa Eldia, bersekongkol dengan Keluarga Tybur untuk mengakhiri kekaisaran tersebut.
Fritz berharap Eldia menghilang dari muka bumi, tetapi ia tidak memiliki keberanian untuk melakukan genosida.
Akhirnya, ia memilih untuk melindungi sisa-sisa Eldia dengan menciptakan "Surga sementara" di Pulau Paradis, sementara dunia luar menunggu saat yang tepat untuk memusnahkan mereka.
Apa Itu Rumbling?
Rumbling adalah ancaman dahsyat yang diciptakan oleh Raja Karl Fritz ketika ia membawa para Eldia yang tersisa ke Pulau Paradis.
Fritz memperingatkan dunia bahwa jika ada yang berani menyerang Eldia di pulau itu, maka jutaan Titan Tembok akan dilepaskan untuk menghancurkan dunia.
Titan-Titan ini akan dipanggil menggunakan kekuatan Founding Titan, yang dapat memicu kehancuran besar.
Meskipun ancaman ini tampak menakutkan, Fritz tidak benar-benar mempersiapkan mekanisme untuk mewujudkannya.
Untuk memastikan Rumbling tidak pernah terjadi, Fritz memberlakukan "sumpah penolakan perang" kepada rakyatnya.
Sumpah ini mencegah para penerus Founding Titan untuk memulai perang atau Rumbling secara naluriah.
Meskipun Marley mengetahui bahwa Fritz mungkin tidak serius dengan ancamannya, mereka tetap waspada terhadap potensi bahaya yang mungkin timbul.
Setelah Perang Titan Besar, Marley menyadari bahwa memiliki kekuatan Titan saja tidak cukup untuk mempertahankan kekuasaan.
Mereka mulai tertinggal dalam kemajuan militer dan merasa perlu mengamankan sumber daya yang semakin menipis.
Marley kemudian mengalihkan perhatian mereka ke Pulau Paradis, yang kaya akan sumber daya dan Founding Titan.
Mereka melancarkan misi infiltrasi untuk merebut kekuatan tersebut, yang menjadi inti dari alur cerita utama Attack on Titan.
Di sisi lain, Marley menggunakan pinggiran tembok sebagai zona hukuman bagi bangsa Eldia yang tetap tinggal di Marley. (andrian)
Editor : Achmad Andrian F