RadarMadura.id – Lebih dari satu dekade telah berlalu sejak Colossal Titan yang mengerikan pertama kali mengintip dari balik tembok raksasa Pulau Paradis.
Sejak saat itu, Attack on Titan telah memukau dunia dengan ceritanya yang kompleks, penuh misteri, dan penuh kejutan.
Hajime Isayama, sang pencipta, telah membangun dunia yang kaya dan berlapis-lapis, di mana tidak ada yang seperti yang terlihat.
Cerita Attack on Titan penuh dengan tikungan dan belokan yang tak terduga, di satu sisi penonton dihadapkan pada momen-momen yang menegangkan dan penuh aksi.
Di sisi lain, Isayama menyelipkan misteri dan pertanyaan filosofis yang membuat kita merenungkan sifat manusia, moralitas, dan siklus kekerasan.
Salah satu pengungkapan terbesar dalam Attack on Titan adalah bahwa Tembok Pulau Paradis sebenarnya terbuat dari Titan Kolosal.
Penemuan ini menjungkirbalikkan pemahaman kita tentang dunia dan sejarah Paradis.
Momen ini semakin diperkuat ketika Eren Yeager melepaskan Rumbling, di mana jutaan Titan "Tembok" mendatangkan kehancuran di seluruh dunia.
Namun, misteri seputar Tembok Paradis masih belum terpecahkan sepenuhnya.
Salah satu pertanyaan yang membingungkan banyak penggemar adalah mengapa Tembok tersebut lebih kecil dari Titan Kolosal.
Mengapa Tembok Paradis Lebih Kecil dari Titan Kolosal?
Tinggi Tembok Paradis, 50 meter, memang jauh lebih kecil dibandingkan Titan Kolosal yang menjulang setinggi 60 meter. Ada beberapa teori yang mencoba menjelaskan hal ini:
- Keterbatasan Titan Kolosal pada masa Karl Fritz: Saat Raja Karl Fritz membangun tembok, mungkin Titan Kolosal pada masa itu tidak setinggi sekarang.
Ukuran Titan dapat bervariasi tergantung pada pewarisnya, dan ada kemungkinan Titan Kolosal pada masa itu lebih kecil dari 60 meter. - Tinggi Tembok yang Optimal: Ada teori yang menyatakan bahwa 50 meter adalah ketinggian yang ideal untuk Tembok.
Lebih tinggi dari itu, akan membutuhkan lebih banyak sumber daya untuk membangun dan memelihara. Selain itu, Tembok yang terlalu tinggi mungkin akan runtuh karena beratnya sendiri. - Fondasi Tembok yang Tersembunyi: Teori lain yang populer adalah bahwa Tembok Paradis sebenarnya setinggi 60 meter, dengan 10 meter sisanya tertanam di bawah tanah.
Hal ini tidak dapat dibuktikan dengan pasti dari manga atau anime, namun menjadi spekulasi menarik bagi para penggemar.
Misteri seputar Tembok Paradis hanyalah salah satu dari banyak teka-teki yang membuat Attack on Titan begitu menarik.
Kemampuan Isayama untuk membangun dunia yang kompleks dan penuh misteri membuat para penonton selalu ingin tahu lebih banyak.
Attack on Titan bukan hanya cerita tentang Titan dan manusia, tetapi juga tentang kompleksitas sifat manusia, siklus kekerasan, dan pencarian makna di dunia yang penuh dengan ketidakpastian. (andrian)
Editor : Achmad Andrian F