Sang Pembunuh dengan Filosofi Unik di Sakamoto Days yang Wajib Kamu Ketahui
Hasan Bashri• Senin, 27 Januari 2025 | 17:21 WIB
Salah satu Scane Sakamoto Days
RadarMadura.id - Dalam dunia penuh aksi dan humor dari manga Sakamoto Days, Shishiba berdiri sebagai sosok yang memikat hati para penggemar. Karakternya bukan hanya menampilkan aksi seru, tetapi juga menyajikan filosofi hidup yang tak biasa. Apa yang membuat Shishiba begitu menarik?
Filosofi “Kesederhanaan” yang Mengagumkan
Shishiba dikenal memiliki prinsip unik dalam hidupnya: “kesederhanaan adalah segalanya”. Hal ini tercermin dari senjata andalannya, sepasang palu. Bagi Shishiba, palu adalah alat sempurna yang tak memerlukan peluru atau perawatan khusus, tetapi tetap mampu memukul atau mencungkil dengan efektif. Filosofi ini menjadi pembeda yang jelas dibandingkan dengan pembunuh lainnya.
Meskipun menjadi pembunuh bayaran yang sangat produktif, Shishiba tidak begitu peduli dengan seni membunuh. Bahkan, ia menganggap pembunuhan seperti tugas rumah tangga biasa—sesuatu yang dilakukan dengan efisien tanpa drama berlebihan. Tidak heran, ia meremehkan gagasan mentor lamanya, Yotsumura, bahwa seorang pembunuh harus memiliki keyakinan fanatik terhadap profesinya.
Penampilan yang Ikonik
Sebagai salah satu anggota regu pembunuh elit Order, penampilan Shishiba mencerminkan kharismanya. Ia digambarkan sebagai pria jangkung dengan rambut pirang panjang dan mata biru (hitam dalam versi manga).
Gaya berpakaiannya selalu rapi, mengenakan setelan jas cokelat tua atau hitam dengan dasi berwarna ungu. Pin berbentuk hiu martil di dasinya menjadi ciri khas yang sulit dilupakan.
Namun, yang paling mencolok adalah bekas luka berbentuk paku di dagu kirinya—kenangan dari pertarungan sengit melawan Yotsumura. Bahkan, ia pernah kehilangan jari manis dan kelingking di tangan kirinya. Setelah menyambungkan kembali jarinya, ia kini selalu mengenakan sarung tangan untuk menutupi bekas lukanya.
Kepribadian yang Tenang namun Mematikan
Di balik penampilannya yang tenang, Shishiba adalah pria yang sangat percaya diri dengan kemampuan bertarungnya.
Ia tidak gentar menghadapi siapa pun, bahkan tidak ragu melawan mantan rekannya, Nagumo, jika kejenakaan rekannya itu mulai mengganggunya.
Meski sering tampil sebagai sosok yang dingin, Shishiba menunjukkan sisi moralnya. Ia percaya bahwa pembunuhan harus dilakukan dengan rasa hormat terhadap masyarakat umum.
Ia bahkan menegur anak didiknya, Osaragi, agar tidak membunuh di depan publik. Baginya, warga sipil berhak menjalani hidup normal tanpa gangguan.
Sekilas Tentang Sakamoto Days
Manga Sakamoto Days, karya Yuto Suzuki, mengisahkan kehidupan Tarou Sakamoto, seorang mantan pembunuh bayaran legendaris.
Setelah menikah, Sakamoto meninggalkan dunia kriminal untuk menjalani hidup sederhana sebagai penjaga toko. Namun, masa lalunya terus membayangi. Dengan aturan tanpa membunuh, Sakamoto harus memutar otak untuk melindungi keluarganya dari ancaman para musuh.
Cara Menikmati Sakamoto Days
Bagi Anda yang penasaran dengan aksi Shishiba dan karakter lainnya, berikut cara menikmati kisah Sakamoto Days:
Anime: Tonton di Netflix dengan subtitle bahasa Indonesia. Langganan Netflix dimulai dari Rp54.000 per bulan, lalu cari "Sakamoto Days" di kolom pencarian.
Manga: Manga ini dirilis secara mingguan setiap Sabtu di platform resmi.
Mengapa Shishiba Layak Diperhatikan?
Dengan perpaduan aksi, humor, dan filosofi hidup yang mendalam, Shishiba menjadi salah satu karakter paling kompleks di Sakamoto Days.
Ia bukan hanya seorang pembunuh bayaran, tetapi juga seseorang yang memegang prinsip kuat meskipun berada di dunia yang kelam. Siapkah Anda menjelajahi aksi dan nilai-nilai hidup yang ditawarkan Shishiba? Jangan lewatkan kisahnya yang penuh kejutan! (hasan)