RadarMadura.id - Episode terbaru dari Kaiju No. 8 membawa kita ke titik balik dramatis dalam cerita Kafka Hibino.
Setelah identitas Kaiju-nya terungkap, Kafka resmi ditahan oleh Pasukan Pertahanan untuk diadili.
Keadaan menjadi semakin kompleks karena di satu sisi, banyak tentara merasa terselamatkan oleh aksi heroiknya. Berikut adalah rincian menarik yang terjadi di episode ini.
1. Kafka Dibawa ke Markas Pasukan Pertahanan
Setelah lama ditahan di markas Divisi Ketiga, Kafka langsung dibawa oleh Ashiro dan pasukan pengawal ke markas pusat Pasukan Pertahanan. Di sini, Kafka merasa malu karena telah mengkhianati kepercayaan semua orang, terutama Reno dan Kikoru yang telah membantu merahasiakan identitasnya.
Namun, Reno secara mengejutkan bicara tanpa izin bahwa ia yakin seniornya akan kembali. Ashiro yang mendengar itu hanya berkomentar bahwa Reno akan mendapat hukuman push-up karena bicara tanpa seizinnya.
2. Ashiro Mengungkapkan Kafka Akan Mendapat Pembelaan
Ashiro ternyata sepemikiran dengan Reno. Meski terkejut dengan wujud monster Kafka, perilaku teman masa kecilnya yang berlari tanpa ragu sudah dikenalnya sejak awal.
Ia sedang mengusahakan agar Kafka mendapat pembelaan karena semua anggota Divisi Ketiga tak menganggapnya sebagai musuh. Ashiro bahkan mengatakan bahwa ia masih menunggu Kafka bertarung di sisinya.
3. Kikoru Meminta Ayahnya Menghentikan Pemusnahan Kafka, Namun Ditolak Mentah-mentah
Omongan Ashiro soal pembelaan bukan isapan jempol belaka. Ia meminta Okonogi menyusun laporan tentang Kafka. Aoi dan Izumo juga sampai mencari bantuan pribadi. Kikoru langsung mendatangi ayahnya, Isao.
Namun, Isao menegaskan bahwa Kafka telah menjadi Kaiju, menunjukkan hasil pemeriksaan yang menunjukkan ada inti Kaiju di dalam tubuhnya. Meskipun gagal meyakinkan ayahnya, Kikoru tetap ingin percaya pada Kafka.
4. Isao Langsung Menyerang Kafka
Momen "pengadilan" Kafka tiba saat Isao mendatangi tempat penahanannya. Saat Kafka ingin mengutarakan pembelaannya, Isao langsung menembaknya berulang kali. Kafka secara refleks merubah sebagian tubuhnya ke mode Kaiju.
Isao melukai Kafka demi mengambil sampel darah sebagai penelitian, ingin membuktikan bahwa tak ada manusia yang bisa menahan peluru tanpa baju pelindung, sehingga Kafka bukan lagi manusia secara biologis.
5. Penampakan Numbers Kaiju No. 2 yang Dipakai Isao
Karena Kafka dikonfirmasi sebagai Kaiju, Isao tanpa ragu memakai senjata andalannya, Numbers Kaiju No. 2. Dengan senjata tersebut, Isao mampu mengerahkan pukulan yang menghasilkan gelombang listrik dan sonik.
Kafka kewalahan karena setiap serangan Isao berhasil menghancurkan anggota tubuhnya sehingga harus meregenerasinya setiap waktu. Situasi semakin parah karena tubuh Kafka bereaksi dengan Numbers yang dipakai Isao.
6. Kafka Lepas Kendali!
Saat Isao mengerahkan pukulan terkuatnya, Kafka secara ajaib berhasil menahan serangan tersebut. Namun, Kafka berubah menjadi jauh lebih liar. Kikoru menyadari ada yang aneh pada rekannya.
Kesadaran Kafka terperangkap dalam tubuhnya sendiri, di mana mini Kaiju yang lama tak muncul kini menampakkan diri sambil meminta untuk membunuh semua Kaiju. Untuk pertama kalinya, Kaiju No. 8 telah menjelma menjadi monster yang kehilangan akalnya.
Episode ini menampilkan konflik batin dan aksi yang memikat, menjadikan Kaiju No. 8 semakin menarik untuk diikuti. Bagaimana pendapat kalian tentang perkembangan terbaru ini? (hasan)
Editor : Hasan Bashri