RadarMadura.id — Di penghujung tahun 1974, sebuah karakter baru muncul di halaman terakhir komik Incredible Hulk #180 yang diterbitkan oleh Marvel Comics.
Seorang pria misterius dari Kanada dengan cakar yang tajam dan kekuatan penyembuhan yang luar biasa, yang kemudian dikenal sebagai Wolverine, memasuki panggung dunia komik.
Penciptaan Wolverine adalah hasil kolaborasi antara penulis Len Wein dan ilustrator Herb Trimpe, dengan John Romita Sr. yang merancang kostum ikoniknya atas Arah Roy Thomas.
Namun, selama bertahun-tahun, hanya nama Wein dan Trimpe yang sering disebut sebagai pencipta karakter ini, sementara kontribusi Romita Sr. dan Thomas kurang diakui.
Ketika Wolverine berkembang menjadi salah satu karakter X-Men yang paling dicintai dan populer, pertanyaan tentang siapa yang sebenarnya berhak atas pengakuan dan royalti menjadi semakin penting.
Baca Juga: Teori One Piece: Nika adalah Dewa Suku Raksasa
Marvel, dalam upaya untuk menghargai kontribusi semua pihak, mulai mengakui lebih banyak nama sebagai pencipta karakter ini.
Bobbie Chase, seorang editor komik, mengungkapkan melalui Facebook bahwa Marvel telah memutuskan untuk memberikan pengakuan kepada Roy Thomas sebagai salah satu pencipta bersama Wolverine dalam film mendatang.
Christine Valada, janda Len Wein, diberitahu oleh eksekutif Marvel David Bogart bahwa Thomas akan diberikan kredit bersama Wein dan Romita Sr. dalam film Deadpool & Wolverine .
Namun, keputusan ini menimbulkan kontroversi di kalangan penggemar dan profesional industri, dengan beberapa orang merasa bahwa Thomas tidak seharusnya menerima royalti atas karakter tersebut.
Menangapi hal ini, Thomas menyatakan bahwa ia tidak mencari keuntungan finansial dan tidak akan mengambil apa yang seharusnya menjadi hak keluarga Wein dan Romita.
Baca Juga: Mengejutkan, 8 Buah Iblis yang Menguras Stamina Penggunanya di Anime One Piece
Dalam sebuah wawancara dengan Forbes, Thomas menyampaikan kekecewaannya atas persepsi negatif yang ditujukan kepadanya, menegaskan bahwa tujuannya hanyalah untuk mendapatkan pengakuan atas fakta yang telah lama diketahui oleh banyak orang.
Ia menekankan bahwa kontribusinya pada karakter lain di Marvel telah memberikan pasokan yang cukup dan bahwa ia tidak memiliki pengetahuan tentang pengaturan finansial antara keluarga Wein dan Romita dengan Marvel.
Kisah Wolverine dan memuat tentang royalti serta pengakuan ini termasuk kompleksitas hak cipta dan dihargai dalam industri komik, di mana banyak tangan dan pemikiran berkolaborasi untuk menciptakan karakter yang kita kenal dan cintai hari ini. (fadila)