Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Alasan Anime Ao Ashi Dianggap Lebih Baik Dari Blue Lock

Amin Basiri • Sabtu, 23 Maret 2024 | 03:11 WIB
salah satu poster film Ao Ashi
salah satu poster film Ao Ashi

RadarMadura.id – Ao Ashi mungkin masih terasa asing bagi pencinta anime yang hanya mengenal secara kasar.

Namun, bagi penggemar anime sejati, terutama yang menyukai genre olahraga, Ao Ashi merupakan salah satu karya terbaik yang patut diperhitungkan.

Meskipun tidak sepopuler Blue Lock yang namanya sudah mencapai pendengar yang lebih luas, hype di sekitar Ao Ashi juga tidak boleh dianggap remeh.

Kedua seri ini memiliki basis penggemar yang kuat masing-masing, dan perdebatan tentang kualitasnya pun kerap muncul.

Meski Blue Lock sering mendapat label sebagai anime yang terlalu dibesar-besarkan (overrated), beberapa orang justru berpendapat bahwa Ao Ashi memiliki cerita yang lebih kuat dan menarik.

Debat tentang mana yang merupakan anime sepak bola terbaik juga sering terjadi di antara penggemar kedua karya ini.

Tidak dapat disangkal, Blue Lock memang luar biasa dengan animasi yang selalu mendapat pujian serta cerita yang unik yang mampu menarik perhatian penonton.

Namun, apa yang membuat Ao Ashi berbeda dan bahkan lebih unggul?

Pertama-tama, Ao Ashi memiliki tempo cerita yang lebih lambat, dengan setiap detail perjalanan timnya disajikan secara mendalam, membangkitkan rasa ingin tahu yang tak tertahankan bagi para penggemar.

Yang membuat Ao Ashi lebih istimewa adalah realisme ceritanya, berbeda dengan Blue Lock yang memiliki premis agak di luar kebiasaan dengan sistem seleksi yang unik, Ao Ashi menampilkan cerita yang lebih realistis dan terperinci.

Aspek taktikal dan teknikal sepak bola yang digambarkan dalam cerita benar-benar terasa nyata, sesuai dengan permainan sebenarnya.

Baca Juga: Spoiler Mashle: Magic and Muscles Season 2 Episode 11, Innocent Zero Memanggil Monster Raksasa

Hal ini dapat dimengerti karena Yugo Kobayashi, penulis manga Ao Ashi, adalah mantan pemain sepak bola yang sebenarnya.

Pengalamannya dalam dunia sepak bola sungguhan tercermin dalam kisah manga dan anime ini, memberikan kedalaman yang lebih dalam dan autentik.

Selain itu, Ao Ashi juga memperhatikan pengembangan karakter dengan sangat baik karena cerita ini tidak hanya berfokus pada aspek permainan sepak bola, tetapi juga menggali personalitas karakter-karakternya dengan mendalam.

Hubungan antar karakter dirancang dengan cermat, menjadikan keingintahuan pembaca tidak hanya terfokus pada permainan di lapangan, tetapi juga pada interaksi di luar lapangan.

Tokoh utama Ao Ashi, Ashito Aoi, adalah contoh karakter yang kompleks, dia memiliki cinta yang mendalam terhadap sepak bola, namun juga mengalami perubahan signifikan dalam pandangannya terhadap olahraga tersebut seiring berjalannya cerita.

Transformasi karakternya, dari awal hingga dia menjadi salah satu wonderkid paling menjanjikan, memberikan lapisan emosi yang mendalam pada cerita Ao Ashi.

Ao Ashi juga dikenal dengan kemampuannya menghadirkan cerita yang sangat emosional di setiap episodenya.

Berbeda dengan Blue Lock yang lebih fokus pada intensitas permainan, Ao Ashi menonjolkan momen-momen yang penuh emosi, baik itu kemenangan yang diraih dengan perjuangan keras, pertemanan yang tulus, ataupun pengorbanan yang dilakukan oleh karakter-karakternya.

Kisah-kisah seperti anak dari keluarga broken home yang berjuang meninggalkan masa lalunya, atau gadis yang belajar menjadi pelatih di Spanyol, memberikan kedalaman emosi yang membuat Ao Ashi begitu istimewa.

Dengan semua keunggulan ini, Ao Ashi tidak hanya layak ditonton, tetapi juga pantas diapresiasi sebagai salah satu anime sepak bola terbaik yang pernah ada. (andre)

Editor : Amin Basiri
#Blue Lock #Ao Ashi #anime