Sebuah cerita heartwarming yang cocok banget buat melegakan hati bagi orang tua yang ingin memahami anak remajanya.
Kita diajak melihat dan menyelami kembali seperti apa rasanya hidup jadi bocah berusia 11 tahun. Dari pengalaman punya teman baru, naksir lawan jenis, liburan ke rumah nenek, pubertas sampai mempertanyakan soal agama.
Baca Juga: Akhirnya Tiktok Shop buka lagi, Bergabung dengan GoTo dan Dorong UMKM Indonesia
Film ini memulai narasinya dengan mood optimistis yang bikin hati sejuk, ketawa sekaligus gemes menyimak kepolosan seorang bocah (plus geng ciwi-ciwinya di SD) dalam hadapi pubertas.
Are you there God? It’s me, Margaret memiliki plot jenaka. Para gadis sangat lucu saat mengeksplorasi hal baru tentang pubertas. Agar mereka diakui bertumbuh sebagai perempuan dewasa, mereka mencoba hal baru yang bikin gemes.
Seperti mencoba mengenakan bra, melakukan senam payudara, membaca majalah dewasa, membahas ciuman pertama, hingga prediksi tentang masa menstruasi.
Dialog-dialog lucu sekaligus lugu memperkaya adegan, hingga penonton diajak terus tersenyum sepanjang film.
Margaret pun sering curhat ke Tuhan lewat doa soal kegelisahan, rasa ingin tahu, dan harapannya.
Rasanya bak nonton slice of life tentang keluarga harmonis yang mendiami rumah di pinggiran kota New Jersey nan asri. Satu film yang akan menjadi klasik di masa mendatang.
Film ini sangat ringan untuk ditonton bersama buah hati kita yang bakal pubertas! Sangat mengedukasi, tontonlah! (sar)
Editor : Fatmasari Margaretta