SUMENEP, RadarMadura.id – Sebagai salah satu bentuk pelestarian seni dan budaya Madura, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar festival musik tongtong kontemporer pada Sabtu (14/10). Festival ini merupakan bagian dari kalender event Sumenep yang bertepatan dengan Hari Jadi Ke-754 Sumenep.
Ada 40 grup musik tongtong se-Madura yang turut serta dalam festival ini. Mereka membawakan lagu-lagu tradisional seperti Malate Pote dan Kembang Paseser. Selain itu, mereka menggelar parade di sepanjang jalan utama Kota Sumenep sambil menyanyikan lagu-lagu tersebut.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyatakan bahwa festival ini bertujuan untuk menjaga dan merawat budaya Madura yang memiliki ciri khas tersendiri. Dia berharap, kecintaan warga terhadap budaya khas Madura terus tumbuh dan terjaga.
”Musik tongtong merupakan budaya Madura yang belum dimiliki daerah lain. Karya seni tersebut terus ditampilkan agar tidak terkikis perkembangan zaman. Budaya kita harus terus dijaga dan dirawat dengan berbagai cara. Ya, salah satunya dengan festival ini menjadi presentasinya,” ujar Fauzi.
Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Sumenep Edi Susanto yang juga menjadi ketua panitia menambahkan, festival ini lebih meriah dari tahun sebelumnya. Antusiasme masyarakat bisa dilihat dari jumlah peserta yang terus bertambah.
”Yang semula diikuti 30 peserta, saat ini bisa lebih. Hal itu bisa dilihat dari jumlah pendaftar yang sudah mencapai 40 grup,” terangnya.
Festival musik tongtong kontemporer ini mendapat apresiasi dari warga Sumenep maupun dari luar daerah. Mereka menikmati sajian musik dan tari yang menggambarkan kekayaan budaya Madura.
Berikut daftar nama-nama grup musik yang berpartisipasi dalam Hari Jadi Ke-754 Sumenep:
- Gong Mania
- Pangeran Girpapas
- Lanceng Accen
- Kaconk Madhure
- Lanceng Sarkaju
- Salang Kabut
- Pornama Alam
- Angin Ribut
- Sekar Kedaton
- Lanceng Torajeh
- Lanceng Kanak
- Pangeran Wiraraja
- Puser Angin
- Tingkerbel
- Terrak Saghere
- Putra Dewa
- Barong Ireng
- Megantara
- Laskar Madhure
- Lendhu Sagara
- Singo Ireng
- Singo Barong
- Gelora Pesisir
- Sabda Alam
- Putra Branjangan
- Nawasena
- Pangeran Songenep
- Lanceng Spectra
- Bagaspati
- Telaga Biru
- Lanceng Parsanga
- Pangeran Arya Wirasena
- Pecot Ngamok
- Gita Laras
- Pangeran Trunojoyo
- Laskar Sakera
- Putra Sidingpuri
- Laskar Nada
- Laskar Talango
- Lanceng Kermata (fadila)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana