RadarMadura.id - Kebun Binatang Surabaya atau KBS tengah memasuki babak baru dalam pengembangan kawasan wisata kota.
Pemerintah Kota Surabaya mempercepat proyek beautifikasi yang menyasar berbagai sudut area ikonik tersebut.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat daya saing destinasi wisata di Kota Pahlawan.
Sejumlah fasilitas baru mulai terlihat dan diproyeksikan menjadi daya tarik utama sepanjang 2026.
Salah satu fokus pembenahan berada di kawasan plaza yang selama ini menjadi pintu masuk utama pengunjung.
Area tersebut kini ditata ulang dengan konsep yang lebih modern dan estetik.
Patung Sura dan Baya yang menjadi simbol Kota Surabaya juga mendapatkan sentuhan pembaruan agar tampil lebih menarik.
Kawasan ini dirancang menjadi ruang terbuka yang nyaman sekaligus ramah untuk aktivitas wisata keluarga.
Konsep baru yang diterapkan mengusung nuansa kawasan wisata berstandar internasional.
Penataan lanskap, jalur pedestrian, hingga elemen dekoratif dibuat lebih tertata dan menarik secara visual.
Pengunjung nantinya dapat menikmati suasana yang lebih nyaman saat memasuki area kebun binatang.
Transformasi ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman wisata yang lebih berkesan sejak langkah pertama memasuki kawasan KBS.
Tidak hanya mempercantik tampilan fisik, pengelola juga memperbarui berbagai fasilitas penunjang.
Area kuliner mendapatkan penataan ulang sehingga terlihat lebih bersih dan tertib.
Tempat duduk serta area istirahat diperbanyak untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung yang datang bersama keluarga.
Keberadaan fasilitas tersebut menjadi nilai tambah terutama saat musim liburan dan akhir pekan.
Di sisi lain, pengelola terus memperkuat daya tarik utama KBS melalui penambahan koleksi satwa.
Program kerja sama dengan berbagai lembaga konservasi internasional menjadi salah satu strategi yang dijalankan.
Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kualitas edukasi sekaligus mendukung upaya pelestarian satwa.
Kehadiran koleksi baru juga diharapkan mampu menarik minat pengunjung untuk kembali datang.
Salah satu proyek yang paling dinantikan adalah kehadiran konsep Night Zoo.
Program ini memungkinkan masyarakat menikmati pengalaman melihat satwa pada malam hari dalam suasana yang berbeda.
Jika terealisasi sesuai rencana, Night Zoo berpotensi menjadi salah satu atraksi wisata malam unggulan di Surabaya.
Konsep tersebut telah sukses diterapkan di sejumlah kebun binatang besar dunia dan kini mulai dipersiapkan di KBS.
Kemudahan akses juga menjadi bagian penting dalam pengembangan kawasan wisata ini.
Area plaza baru terhubung langsung dengan Terowongan Joyoboyo dan Terminal Intermoda Joyoboyo.
Integrasi tersebut mempermudah wisatawan yang menggunakan transportasi umum untuk mencapai lokasi.
Konektivitas yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan dari berbagai daerah.
Bagi masyarakat yang ingin berkunjung, Kebun Binatang Surabaya tetap beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Lokasinya berada di kawasan Jalan Setail Nomor 1, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.
Harga tiket masuk masih tergolong terjangkau dengan tarif mulai sekitar Rp15.000 per orang.
Sistem pembayaran kini telah beralih ke metode cashless menggunakan QRIS maupun dompet digital populer.
Transformasi yang sedang berlangsung menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Surabaya dalam menghidupkan kembali salah satu ikon wisata tertua di Indonesia.
Dengan wajah baru yang lebih modern, fasilitas yang semakin lengkap, serta rencana Night Zoo yang menjanjikan, Kebun Binatang Surabaya berpotensi menjadi destinasi wisata keluarga yang semakin menarik pada tahun 2026.
Pembenahan ini sekaligus menegaskan bahwa KBS tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga pusat edukasi dan konservasi yang terus berkembang mengikuti zaman.
Editor : Hasan Bashri