Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Eksplorasi Gua Liang Kabori untuk Liburan Akhir Tahun: Pesona Prasejarah Muna yang Makin Mendunia dan Jadi Incaran Wisatawan

Hasan Bashri • Senin, 17 November 2025 | 06:38 WIB

Gua Liang Kabori
Gua Liang Kabori

RadarMadura.id - Kabupaten Muna di Sulawesi Tenggara kini semakin mencuri perhatian sebagai salah satu destinasi liburan akhir tahun yang menawarkan pengalaman berbeda.

Tidak hanya menghadirkan panorama alam yang menenangkan, wilayah ini juga menyimpan jejak panjang peradaban manusia purba yang hingga kini masih terjaga.

Desa Liang Kabori, Kecamatan Lohia, menjadi pusat perhatian berkat keberadaan deretan gua purba dengan lukisan kuno yang telah lama menjadi objek penelitian dunia.

Dengan infrastruktur yang terus dibenahi dan potensi budaya yang semakin dikenal di tingkat internasional, kawasan ini menawarkan perjalanan wisata sejarah sekaligus petualangan alam yang sulit ditemukan di daerah lain.

Baca Juga: Eksplorasi Liburan Akhir Tahun di Singapura yang Semakin Memukau dengan Deretan Destinasi Populer yang Wajib Masuk Itinerary 2025

Liang Metanduno: Gerbang Awal Menyusuri Jejak Purba

Saat memasuki kawasan wisata, pengunjung akan lebih dulu bertemu dengan Liang Metanduno. Gua ini dipenuhi lukisan kuno bergambar manusia yang tampak sedang menunggangi hewan yang menyerupai kuda.

Ukurannya bervariasi dan jumlahnya cukup banyak, memperlihatkan bahwa masyarakat prasejarah pernah menjadikan tempat ini sebagai ruang ekspresi sekaligus dokumentasi kehidupan sehari-hari.

Keaslian guratan pada dinding batu ini menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi seolah kembali ke masa ribuan tahun silam.

Gua Liang Kabori: Galeri Karst dan Lukisan Prasejarah Paling Ikonik

Tidak jauh dari Metanduno, petualangan mengarah pada Gua Liang Kabori yang menjadi ikon utama kawasan ini.

Dinding gua menampilkan formasi karst dengan bentuk-bentuk abstrak yang tercipta secara alami. Batuannya yang sesekali basah menambah nuansa dramatis saat memasuki bagian dalamnya.

Gua ini menyimpan beragam lukisan purba seperti bentuk manusia, matahari, perahu, rusa, ular, babi hutan, lipan, kalajengking hingga layang-layang tradisional yang dikenal masyarakat setempat sebagai Kagati Kalope.

Uniknya, motif layang-layang tersebut dipercaya sebagai representasi salah satu layang-layang tertua di dunia.

Gua Purba Lainnya: Setiap Sudut Menyimpan Narasi Berbeda

Selain dua gua utama di atas, kawasan ini juga memiliki beberapa gua lain yang masing-masing menawarkan karakter dan keunikan tersendiri.

Keberadaannya membuktikan bahwa Desa Liang Kabori merupakan salah satu pusat aktivitas manusia purba yang sangat kaya, baik secara artistik maupun historis.

Keanekaragaman motif dan bentuk lukisan membuat kawasan ini menjadi lokasi favorit para peneliti dari berbagai negara yang ingin mempelajari kehidupan masa lalu di Sulawesi Tenggara.

Akses yang Makin Mudah dan Dukungan Pemerintah Daerah

Akses menuju Desa Liang Kabori kini semakin nyaman. Jika berangkat dari pusat Kota Raha, perjalanan menuju lokasi hanya sekitar 17 kilometer, sementara dari poros Mabolu–Kontunaga sekitar 6 kilometer.

Peningkatan kualitas jalan ini merupakan bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi wisata prasejarah.

Pemerintah Kabupaten Muna juga aktif mempromosikan kawasan ini sebagai ikon wisata sejarah serta mengajak masyarakat untuk menjaga kelestarian situs purba agar tetap terawat.

Festival Liang Kabori pun rutin digelar sebagai ajang pengenalan budaya dan peningkatan kunjungan wisata.

Pesona Liburan Akhir Tahun yang Berbeda dari Biasanya

Liburan akhir tahun biasanya identik dengan pantai, pusat perbelanjaan, atau kota-kota besar. Namun Liang Kabori menawarkan pengalaman baru yang menggabungkan petualangan, edukasi, dan keindahan alam.

Suasana desa yang masih asri, formasi gua yang unik, serta sejarah panjang yang terpahat di dinding batu menjadikannya destinasi ideal bagi wisatawan yang ingin mencari sesuatu yang lebih bermakna.

Baca Juga: Liburan Akhir Tahun Makin Berwarna di Kota Batu dengan Deretan Destinasi Keluarga yang Tersembunyi, Seru, dan Siap Membuat Akhir Pekan Anti Bosen

Gua Liang Kabori bukan sekadar tempat wisata, melainkan penghubung manusia masa kini dengan kehidupan ribuan tahun lalu.

Perpaduan antara alam, seni purba, dan dukungan masyarakat lokal menjadikan kawasan ini salah satu permata wisata Sulawesi Tenggara yang wajib dikunjungi. (hasan)

Editor : Hasan Bashri
#liburan akhir tahun #liburan #sulawesi tenggara #wisata gua #muna #wisata sejarah #rekomendasi wisata #wisata muna