RadarMadura.id - Kota Malang selalu punya cara memanjakan wisatawan, tidak hanya lewat keelokan alamnya, tetapi juga melalui jejak sejarah dan budaya yang tersimpan rapi di berbagai museum.
Saat liburan akhir tahun tiba, museum menjadi pilihan ideal bagi keluarga yang ingin mengajak anak mengenal sejarah sambil menikmati suasana kota yang tenang.
Selain menawarkan edukasi, museum-museum ini juga menghadirkan pengalaman rekreatif yang menyenangkan tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Berikut rekomendasi museum di Malang yang penuh koleksi bersejarah, cocok untuk agenda liburan akhir tahun, dan menarik untuk dikunjungi oleh keluarga, pelajar, maupun wisatawan umum.
Museum Musik Indonesia
Di kawasan Griyashanta, Museum Musik Indonesia menyuguhkan pengalaman unik bagi pecinta musik maupun pengunjung yang ingin bernostalgia.
Koleksinya mencakup piringan hitam, kaset, CD, majalah, hingga alat musik tradisional seperti sasando dan instrumen daerah lain yang memperkaya pembelajaran tentang ragam musik Nusantara.
Suasana museum menghadirkan vibe retro yang hangat, lengkap dengan area yang memungkinkan pengunjung memutar musik era 50-an hingga modern.
Tanpa biaya masuk dan hanya mengisi buku tamu, museum ini menjadi destinasi ramah pelajar serta keluarga.
Lokasinya yang bersebelahan dengan Museum Mpu Purwa juga memudahkan pengunjung menjelajahi dua museum dalam satu kali perjalanan.
Museum Brawijaya
Berada di kawasan Ijen Boulevard, Museum Brawijaya menjadi saksi perjalanan perjuangan di Malang. Koleksi senjata militer, benda operasi tempur, hingga ikon legendaris seperti Gerbong Maut tersimpan rapi dan menjadi daya tarik utama museum ini.
Di area depan, mobil bersejarah milik Bung Karno menyambut pengunjung dan kerap menjadi lokasi favorit untuk berfoto.
Museum Brawijaya cocok sebagai tujuan edukasi keluarga karena narasi perjuangannya disajikan dalam berbagai ruangan, termasuk dokumentasi TRIP yang sarat nilai sejarah.
Biaya donasi sekitar Rp 10.000 membuat museum ini terjangkau, sementara lokasinya yang berdekatan dengan kawasan CFD memudahkan pengunjung mencari kuliner pada hari Minggu pagi.
Museum Mpu Purwa
Museum ini mungkin tampak tersembunyi di kawasan perumahan Griya Santa, tetapi isinya benar-benar mengejutkan.
Koleksinya berfokus pada artefak bernilai tinggi dari era kerajaan Nusantara, seperti prasasti, arca, dan batu bersejarah yang disusun rapi dengan teknologi QR code untuk memudahkan pembelajaran.
Dengan suasana tenang, bangunan dua lantai yang nyaman, serta area istirahat untuk rombongan, museum ini ideal sebagai tujuan study tour maupun rekreasi edukatif keluarga.
Banyak yang menjadikannya rujukan untuk mengenalkan sejarah kerajaan kuno kepada anak karena penyajiannya informatif dan ramah pengunjung.
Tiga museum ini menunjukkan bahwa Malang bukan hanya kota wisata alam, tetapi juga pusat edukasi sejarah dan budaya yang layak dijelajahi.
Dengan akses mudah, suasana nyaman, dan sebagian besar tanpa biaya masuk, museum-museum ini menjadi pilihan tepat untuk menghabiskan liburan akhir tahun yang tak hanya menyenangkan, tetapi juga memperkaya wawasan generasi muda.
Jika kamu sedang merencanakan liburan akhir tahun di Malang, museum-museum tersebut bisa langsung masuk ke daftar destinasi wisata edukasi keluarga. (fadila)
Editor : Fadila An Naila