RadarMadura.id — Sayur asem adalah salah satu hidangan tradisional Indonesia yang selalu dicintai karena rasanya yang segar, gurih, dan sedikit asam.
Sajian ini cocok untuk menemani makan siang maupun malam, apalagi bagi keluarga yang ingin menikmati masakan rumahan dengan cita rasa autentik Jawa.
Dengan bahan-bahan sederhana, siapa saja bisa menyiapkan sayur asem lezat di rumah tanpa ribet.
Baca Juga: Yuk Coba! Resep Serabi Solo Modern Tanpa Santan, Lembut, Gurih, dan Wangi Pandan Bikin Ketagihan
Bahan-bahan untuk 3–4 orang
Daun so (daun melinjo muda), petik bagian yang muda
Labu siam, potong dadu
Melinjo muda, 100 gram
Jagung manis, potong-potong
Kacang panjang, 3 helai
Daun salam, 2 lembar
Kacang tanah secukupnya
Bumbu halus
Bawang merah, 4 siung
Bawang putih, 4 siung
Kemiri, 1 buah
Cabai rawit, 2 buah
Cabai merah keriting, 3 buah
Terasi bakar, 1 sdt
Garam secukupnya
Gula merah atau gula jawa secukupnya
Asam jawa secukupnya
Baca Juga: Resep Bistik Ayam Banjar, Hidangan Gurih-Manis Kaya Rempah yang Bisa Dibuat di Rumah
Cara Membuat (45 menit)
Cuci bersih semua bahan dan bumbu. Haluskan bumbu, termasuk asam jawa, setelah semua bumbu halus.
Panaskan air, masukkan jagung terlebih dahulu hingga matang. Tambahkan bahan-bahan lain kecuali sayuran.
Masukkan bumbu halus, aduk rata, masak sekitar 3 menit dengan api sedang.
Cicipi kuah, jika rasanya sudah pas, masukkan sayuran. Masak sebentar sampai sayuran matang sempurna.
Sayur asem siap dihidangkan. Tambahkan kaldu bubuk sesuai selera.
Hidangan ini bukan hanya mudah dibuat, tapi juga menghadirkan cita rasa autentik Jawa.
Kombinasi jagung manis, labu siam, dan daun melinjo muda memberikan rasa segar sekaligus menyehatkan.
Sayur asem juga kaya vitamin dan serat, cocok bagi keluarga yang peduli dengan menu sehat.
Untuk variasi, Anda bisa menambahkan kacang hijau atau labu kuning sesuai selera, sehingga sayur asem semakin berwarna dan nikmat.
Sajian ini sempurna dinikmati dengan nasi hangat dan lauk sederhana, menjadikan momen makan bersama keluarga lebih hangat dan menyenangkan.
Editor : Fadila An Naila