RadarMadura.id— Kuliner tradisional Indonesia memang tidak pernah kehilangan pesonanya. Salah satu yang hingga kini tetap populer adalah sayur urap, hidangan sederhana berbahan sayuran rebus yang dicampur dengan kelapa parut berbumbu.
Perpaduan rasa gurih, pedas, dan segar menjadikan urap cocok sebagai pendamping nasi hangat maupun pelengkap menu tumpeng.
Bagi yang ingin menjaga pola makan sehat tanpa meninggalkan cita rasa Nusantara, urap bisa menjadi pilihan tepat.
Kandungan serat dari sayuran, ditambah rempah yang kaya manfaat, membuat sajian ini tidak hanya lezat tetapi juga menyehatkan.
Menariknya, cara membuat urap sangat mudah dan praktis. Hanya dalam waktu sekitar 15 menit, Anda sudah bisa menyajikan hidangan tradisional ini di meja makan keluarga.
Baca Juga: Resep Tumis Kacang Panjang Bawang Merah, Menu Hemat Sederhana yang Bikin Nasi Hangat Cepat Habis
Bahan-bahan (1 porsi)
3/4 butir kelapa parut
Tauge secukupnya
Kangkung secukupnya
Kacang panjang secukupnya
Bumbu halus
5 buah cabai merah
4 buah cabai rawit
8 siung bawang merah
6 siung bawang putih
Sejempol kencur
1 bungkus terasi
4 lembar daun jeruk (buang tulangnya)
Garam, gula, dan penyedap rasa secukupnya
2 sendok makan minyak goreng
50 ml air
Cara membuat (estimasi 15 menit)
-
Rebus semua sayuran hingga matang lalu tiriskan. Haluskan semua bumbu.
-
Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum. Tambahkan garam, gula, penyedap, dan sedikit air, lalu aduk rata.
-
Masukkan kelapa parut ke dalam tumisan bumbu, aduk hingga tercampur rata dan matang.
-
Campurkan kelapa berbumbu dengan sayuran rebus secara bertahap agar rasa tidak berlebihan.
-
Sajikan urap bersama nasi hangat atau hidangan lain sebagai pelengkap.
Sayur urap bukan sekadar resep turun-temurun, tetapi juga bukti bahwa kuliner Indonesia mampu menghadirkan keseimbangan antara rasa dan gizi.
Kehadiran berbagai sayuran hijau dalam sajian ini membantu memenuhi kebutuhan serat harian, sementara kelapa dan rempah menambah cita rasa khas yang tidak bisa tergantikan.
Selain nikmat disantap sehari-hari, urap juga sering hadir dalam momen kebersamaan seperti selamatan, syukuran, hingga acara keluarga.
Filosofi kebersamaan ini menjadikan urap lebih dari sekadar makanan, melainkan juga bagian dari identitas kuliner Nusantara. (fadila)
Editor : Fadila An Naila