RadarMadura.id— Getas menjadi salah satu cemilan tradisional yang populer di Sumenep. Kudapan ini dibuat dari tepung ketan, kelapa parut, dan gula, meski beberapa daerah ada yang menggunakan singkong sebagai bahan dasar.
Teksturnya lembut di dalam dan renyah di luar, dengan rasa manis yang pas untuk dinikmati saat bersantai.
Getas biasanya muncul dalam momen adat Nyadar, sebuah tradisi nyekar ke makam leluhur yang berlangsung di beberapa desa seperti Kebun Dadap Timur, Saronggi, dan Pinggirpapas, Kalianget. Kehadiran getas dalam upacara ini menambah nuansa khas budaya lokal.
Bahan dan Cara Membuat Getas
Bahan utama:
500 gram tepung ketan
3 buah kelapa parut
1 sendok makan garam
Minyak goreng secukupnya
Bahan lapisan gula:
500 gram gula jawa murni
3 butir putih telur
Langkah-langkah pembuatan:
1. Campurkan tepung ketan, kelapa parut, dan garam, aduk hingga merata.
2. Bentuk adonan menjadi lonjong atau bulat pipih sesuai selera.
3. Panaskan minyak goreng, kemudian goreng adonan dengan api kecil hingga kecokelatan dan matang merata, bolak-balik agar tidak gosong.
4. Angkat dan tiriskan getas, sisihkan.
5. Buat lapisan gula dengan mengocok gula jawa dan putih telur hingga kental. Pewarna makanan bisa ditambahkan jika ingin tampil lebih berwarna.
6. Celupkan getas ke dalam adonan gula hingga permukaannya tertutup rata.
7. Hidangkan getas dengan taburan kelapa parut atau sesuai selera.
Getas kini tidak hanya menjadi simbol kuliner khas Sumenep, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi yang tetap dilestarikan. Cemilan manis ini cocok dijadikan teman santai maupun suguhan dalam acara keluarga. (Fadila)
Editor : Fadila An Naila