RadarMadura.id – Madura dikenal tidak hanya karena kekayaan budaya, tetapi juga ragam kuliner khasnya. Salah satu hidangan yang populer adalah gangan maronggi, atau sayur kelor, yang kaya rasa dan nutrisi.
Gangan maronggi dibuat dengan merebus daun kelor bersama bumbu-bumbu seperti bawang putih, kunci, beras yang direndam, terasi, dan garam. Semua bumbu dihaluskan terlebih dahulu sebelum dimasak dengan air dan daun kelor.
Daun kelor sendiri berbentuk bundar kecil, selebar biji kelereng, dan mengandung banyak vitamin serta mineral, termasuk vitamin A, C, E, kalsium, zat besi, protein, dan antioksidan.
Baca Juga: Getas, Kudapan Tradisional Sumenep yang Selalu Ada di Upacara Nyadar dan Pasar Lokal
Hidangan ini biasanya disajikan dengan nasi jagung, yaitu jagung yang digiling dan dicampur sedikit beras putih.
Tekstur nasi jagung lebih kasar dan rasanya lebih gurih dibandingkan nasi putih, menjadikannya pasangan sempurna bagi gangan maronggi.
Selain nasi jagung, gangan maronggi juga cocok dipadukan dengan berbagai lauk, seperti ikan tongkol goreng, pindang goreng, atau ikan asin.
Ikan asin, yang diasinkan dan dijemur di bawah sinar matahari, memberikan aroma khas dan rasa gurih yang menambah kenikmatan sayur ini.
Sebagai pelengkap, sambal terasi atau sambal kacang dengan petis, kecambah, dan mentimun biasanya disajikan untuk menambah cita rasa.
Gangan maronggi tidak hanya lezat, tetapi juga menyehatkan dan mudah dibuat. Hidangan ini menjadi bukti kekayaan kuliner Madura yang unik dan patut dicoba.
Anda dapat menemukan gangan maronggi di rumah makan atau warung khas Madura, atau membuatnya sendiri di rumah. (Fadila)
Editor : Fadila An Naila