RadarMadura.id - Bagi kamu yang tumbuh besar di Jawa Tengah, khususnya Banyumas dan sekitarnya, mungkin masih ingat aroma wangi kue pukis yang keluar dari gerobak dorong di pagi atau sore hari.
Kue pukis jadul dengan topping meises atau potongan pisang, yang biasa dibeli dengan uang jajan seribu rupiah, sekarang jadi barang langka.
Tapi kabar baiknya: kamu bisa menghidupkan kembali memori itu dengan resep asli Pukis Banyumas yang mudah dibuat di rumah.
Lebih dari sekadar camilan, pukis adalah bagian dari cerita masa kecil—dan inilah cara membawanya pulang ke dapurmu.
Baca Juga: Belasan Perpustakaan Kabupaten Pamekasan Terima Bantuan TPBIS
Kenapa Pukis Banyumas Begitu Istimewa?
Berbeda dari pukis biasa, versi Banyumas ini punya tekstur lebih empuk, aroma santan pandan yang kuat, dan fermentasi alami yang membuatnya ringan di perut.
Rasanya pun lebih kompleks: manis lembut, dengan sentuhan gurih dari santan segar yang dimasak dengan daun pandan.
Bagi yang belum pernah mencoba, Pukis Banyumas adalah bentuk sederhana dari kehangatan dan keaslian jajanan tempo dulu.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan
Kamu tak perlu alat mahal atau bahan sulit. Semua bisa didapat di pasar atau warung dekat rumah:
Bahan adonan:
-
Tepung terigu protein sedang: 250 gram
-
Gula pasir: 150 gram (bisa dikurangi jika suka lebih ringan)
-
Santan: 350–400 ml, dari ½ butir kelapa, direbus dengan daun pandan dan didinginkan
-
Telur ayam: 2 butir
-
Ragi instan: 1 sdt
-
Margarin atau mentega: 50 gram, lelehkan
-
Garam: ¼ sdt
Bahan biang (untuk mengaktifkan ragi):
-
1 sdt ragi instan
-
1 sdt gula pasir
-
50 ml santan hangat (diambil dari santan utama)
Topping nostalgia:
-
Meises cokelat
-
Keju parut
-
Potongan pisang atau nangka
Cara Membuat Pukis Banyumas: Mudah, Lembut, dan Anti Gagal
Ikuti langkah ini dan kamu akan mendapatkan pukis yang rasanya persis seperti buatan tangan penjual pukis langganan waktu kecil.
1. Aktifkan ragi terlebih dulu
Campur ragi instan, 1 sdt gula, dan 50 ml santan hangat. Aduk, lalu diamkan hingga berbuih (sekitar 10 menit).
2. Kocok telur dan gula
Gunakan whisk atau garpu untuk mengocok telur dan sisa gula pasir hingga gula larut.
3. Campurkan adonan
Masukkan biang ragi ke dalam campuran telur, lalu masukkan tepung dan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk. Gunakan whisk agar tidak bergerindil.
4. Tambahkan margarin dan garam
Setelah adonan halus, masukkan margarin leleh dan garam. Aduk rata hingga adonan licin dan mengilap.
5. Fermentasi selama 1 jam
Tutup adonan dengan kain bersih dan diamkan di tempat hangat. Ini penting untuk menghasilkan tekstur empuk dan berpori halus.
6. Panggang di cetakan pukis
-
Panaskan cetakan di atas api kecil dan olesi margarin.
-
Aduk adonan sebentar, lalu tuang hingga ¾ tinggi cetakan.
-
Tutup cetakan, tunggu sampai adonan setengah matang dan berlubang kecil.
-
Tambahkan topping favoritmu.
-
Masak kembali hingga matang sempurna.
Tips Tambahan dari Dapur Banyumas:
-
Gunakan santan dari kelapa parut asli, bukan instan, agar aroma dan rasa lebih otentik.
-
Jangan lewati proses perebusan santan agar kue lebih awet dan tidak cepat basi.
-
Hindari membuka tutup cetakan terlalu sering agar hasilnya tidak bantat.
Pukis Ini Bukan Sekadar Kue, Tapi Rasa Rumah
Saat kamu menggigit pukis yang masih hangat dari cetakan, dengan bagian luar yang renyah dan dalam yang empuk, kamu sedang menyantap potongan nostalgia.
Rasanya bisa membawa kamu kembali ke halaman rumah nenek, atau ke warung kecil di pinggir sekolah dasar.
Itulah kekuatan pukis Banyumas. Sederhana, tapi membekas. (fadila)
Editor : Fadila An Naila