RadarMadura.id - Di balik kelezatan jajanan pasar tradisional asal Banyumas ini, ternyata ada rahasia dapur yang tak banyak dibagikan secara lengkap.
Kue pukis, camilan manis bertekstur empuk dan wangi khas santan pandan, bukan hanya soal mencampur bahan dan memanggangnya di cetakan.
Banyak orang gagal menghasilkan tekstur pukis yang lembut mengembang karena melewatkan satu proses penting: fermentasi yang tepat.
Nah, di artikel ini kamu akan menemukan resep lengkap Pukis Banyumas, sekaligus teknik fermentasi rahasia yang bikin kue ini jadi lembut maksimal dan legit tanpa bau ragi. Cocok untuk jualan maupun dinikmati sekeluarga!
Baca Juga: Bantuan Pemprov Hanya Sasar Tiga Poklahsar Kabupaten Pamekasan
Apa Itu Pukis Banyumas?
Pukis Banyumas adalah salah satu varian kue pukis tradisional yang terkenal di Jawa Tengah, terutama di wilayah Banyumas.
Ciri khasnya terletak pada penggunaan santan segar yang direbus dengan daun pandan, sehingga aromanya sangat wangi dan rasa gurihnya lebih terasa dibanding versi biasa.
Bahan-Bahan Kue Pukis Anti Gagal
Gunakan bahan berkualitas agar hasilnya maksimal. Berikut komposisinya:
Bahan Adonan Utama:
-
Tepung terigu protein sedang: 250 gram
-
Gula pasir: 150 gram (bisa dikurangi atau ditambah sesuai selera)
-
Santan: 350–400 ml dari ½ butir kelapa, direbus dengan daun pandan lalu didinginkan
-
Telur ayam: 2 butir
-
Ragi instan: 1 sdt
-
Margarin atau mentega: 50 gram, dilelehkan
-
Garam: ¼ sdt
Bahan Biang (Mengaktifkan Ragi):
-
1 sdt ragi instan
-
1 sdt gula pasir
-
50 ml santan hangat (diambil dari total santan di atas)
Topping Pilihan:
-
Meises cokelat
-
Keju parut
-
Potongan pisang atau nangka
Cara Membuat Pukis Banyumas yang Lembut dan Wangi
Ikuti langkah-langkah berikut dengan teliti agar tekstur pukis mengembang sempurna dan tidak bantat:
1. Aktifkan Ragi
Campurkan ragi instan, 1 sdt gula pasir, dan 50 ml santan hangat. Aduk dan diamkan 5–10 menit hingga berbuih. Ini penting agar adonan bisa mengembang maksimal saat difermentasi.
2. Kocok Telur dan Gula
Dalam wadah besar, kocok telur dan sisa gula pasir hingga gula larut dan adonan tampak sedikit mengembang.
3. Campurkan Biang, Tepung, dan Santan
Masukkan biang ragi ke dalam adonan telur. Tambahkan tepung dan santan secara bergantian sambil terus diaduk hingga adonan licin dan tidak menggumpal.
4. Tambahkan Margarin dan Garam
Masukkan margarin leleh dan garam, aduk rata. Pastikan tidak ada lelehan margarin yang mengendap agar rasa tercampur merata.
5. Fermentasi Adonan (Langkah Krusial)
Tutup wadah adonan dengan kain bersih atau plastik wrap. Simpan di tempat hangat selama minimal 1 jam, hingga adonan mengembang dua kali lipat dan muncul buih di permukaannya. Inilah kunci kelembutan dan pori halus pada pukis.
6. Cetak dan Panggang
-
Panaskan cetakan pukis di atas api kecil, olesi tipis margarin.
-
Aduk kembali adonan untuk menghilangkan gas fermentasi.
-
Tuang adonan ke dalam cetakan hingga ¾ penuh.
-
Tutup cetakan dan masak hingga muncul lubang-lubang kecil di permukaan.
-
Tambahkan topping sesuai selera.
-
Tutup kembali dan masak sampai matang sempurna, tidak lengket saat disentuh.
Tips Tambahan:
-
Gunakan santan segar dan dingin untuk menjaga kualitas adonan.
-
Jangan melewatkan proses fermentasi, karena inilah yang membuat tekstur empuk dan berongga.
-
Pakai api sangat kecil agar dasar kue tidak cepat gosong sebelum matang merata.
Cocok untuk Ide Jualan atau Camilan Keluarga
Dengan resep ini, kamu tidak hanya bisa membuat Pukis Banyumas untuk camilan sendiri, tapi juga bisa menjadikannya sebagai peluang usaha kuliner rumahan.
Tampilannya menarik, rasanya khas, dan tidak mudah basi karena penggunaan santan yang telah direbus. (fadila)
Editor : Fadila An Naila