RadarMadura.id - Jika kamu mencari destinasi alam yang beda dari tempat wisata mainstream di Bali, maka Devil’s Tear di Nusa Lembongan wajib masuk bucket list-mu.
Spot ini menyuguhkan pertunjukan alam yang dramatis — ombak besar yang menghantam karang lalu menyembur ke langit bak ledakan air raksasa.
Fenomena alam ini bukan sekadar indah, tapi juga menghadirkan pengalaman visual yang menegangkan dan menawan dalam satu waktu.
Baca Juga: Resep Mie Nyemek Yang Bikin Keluarga Senang: Rahasia Lezat yang Bikin Nagih dan Siap Viral!
Tak heran, banyak wisatawan menyebut Devil’s Tear sebagai salah satu tempat paling "hidup" untuk menikmati kekuatan laut Bali.
Dinamakan “Devil’s Tear” karena semburan air dari celah karang tampak seperti air mata yang keluar dari wajah setan, liar tapi indah.
Nama itu makin terasa pas saat semburan air dipantulkan cahaya matahari, menciptakan pelangi alami yang tak terduga.
Yang bikin makin menarik, tempat ini bisa dinikmati gratis tanpa tiket masuk, cocok untuk kamu yang suka petualangan alam tanpa harus merogoh kocek dalam.
Waktu terbaik datang ke sini adalah pagi atau menjelang matahari terbenam agar semburan ombak tampak lebih dramatis.
Kamu cukup meluangkan waktu sekitar 30 menit sampai 1 jam untuk menikmati semua keindahannya.
Banyak wisatawan betah duduk di tepi tebing sambil mengabadikan momen semburan ombak dengan latar belakang langit luas yang epik.
Devil’s Tear berlokasi di wilayah Jungutbatu, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung — hanya beberapa menit dari pusat aktivitas wisata Nusa Lembongan.
Baca Juga: Telur Dadar Terong ala Chef Devina Hermawan: Inspirasi Lezat dari Dapur Sang Mama
Aksesnya pun mudah, baik dengan motor sewaan maupun jasa lokal yang tersedia di pelabuhan.
Lebih dari sekadar tempat foto Instagramable, Devil’s Tear adalah momen menyatu dengan kekuatan alam.
Ini adalah salah satu bukti bahwa sisi liar Bali tetap hidup dan menunggu untuk dijelajahi oleh jiwa-jiwa petualang. (fadila)
Editor : Fadila An Naila