Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Pantai Pribadi di Gunungkidul, Menyusuri Damainya Pantai Sanglen yang Masih Alami

Hasan Bashri • Jumat, 18 Juli 2025 | 18:17 WIB

Menikmati liburan di pantai sanglen
Menikmati liburan di pantai sanglen

RadarMadura.id — Di balik gegap gempita pantai-pantai hits Gunungkidul, ternyata masih ada tempat sunyi yang seolah menunggu untuk ditemukan.

Pantai Sanglen, sebuah bentangan pasir putih yang tenang, dijaga pepohonan cemara dan tebing karang megah, adalah destinasi yang menyimpan keajaiban alam dan rasa damai dalam satu paket.

Jika kamu mendambakan liburan yang jauh dari hiruk-pikuk, penuh ketenangan, dan terasa seperti punya pantai sendiri, maka Pantai Sanglen adalah jawabannya.

Baca Juga: Pantai Aruna Lampung yang Bisa Menjadi Surga Tersembunyi nan Romantis untuk Liburan Tenang dan Instagramable

Keindahan yang Tak Terekspos Kamera

Pantai Sanglen bukan tempat yang biasa muncul di feeds media sosial, dan mungkin justru itu daya tariknya. Terletak di Desa Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, pantai ini menyuguhkan panorama yang nyaris tak tersentuh.

Tak ada deretan payung warna-warni atau tumpukan bean bag ala beach club. Yang ada hanyalah hamparan pasir putih yang lembut, ombak yang berirama, dan aroma cemara yang menyegarkan.

Begitu melangkah di atas pasirnya, kamu akan merasakan sensasi eksklusif.

Seolah-olah alam sedang membuka ruang privat hanya untukmu. Inilah tempat di mana waktu berjalan lebih lambat, dan suara alam mengambil alih percakapan.

Baca Juga: Pemula Sekalipun Dijamin Bisa! Resep Roti Manis Pandan Soft Roll yang Super Lembut, Wangi, dan Bikin Ketagihan

Bukit, Tebing, dan Langit Tak Berujung

Yang membuat Pantai Sanglen semakin spesial adalah dua bukit karang yang mengapit area pantainya.

Saat senja, cahaya keemasan menyentuh dinding karang dan menciptakan siluet yang dramatis, pemandangan yang terasa seperti lukisan hidup.

Dari atas tebing, laut tampak tak berujung, membentang biru dengan horizon yang memanggil-manggil untuk dijelajahi.

Banyak pengunjung sengaja mendaki bukit kecil ini demi mengabadikan momen. Tak perlu filter, karena cahaya alami dan latar belakangnya sudah sangat Instagramable.

Baca Juga: Pura Luhur Uluwatu, Surga Sunset di Tebing Bali dengan Pertunjukan Tari Kecak yang Tak Terlupakan

Nikmatnya Camping di Bawah Bintang

Salah satu pengalaman paling dicari di Pantai Sanglen adalah berkemah.

Area camping yang luas dan tenang, terletak di bawah naungan pohon cemara, menciptakan suasana malam yang syahdu.

Bayangkan tidur ditemani debur ombak dan bangun disambut cahaya matahari pagi langsung dari garis pantai.

Meski belum ada penyewaan tenda resmi, banyak pengunjung membawa perlengkapan sendiri.

Beberapa warung lokal bahkan tetap buka hingga malam, jadi kamu tetap bisa menikmati kopi hangat di bawah langit berbintang.

Baca Juga: Ingin Wisata Pantai yang Tenang dan Romantis di Bali? Yuk, Jelajahi Keindahan Pantai Jimbaran!

Aktivitas Seru yang Tak Butuh Keramaian

Banyak yang datang ke Sanglen hanya untuk bersantai, tapi pantai ini punya lebih dari itu.

Area pantainya yang landai cocok untuk bermain voli pasir, sepak bola, atau berenang ringan.

Untuk yang suka ketenangan, memancing di pinggir karang bisa jadi pilihan mengasyikkan.

Dan jangan lupakan kamera! Setiap sudut Pantai Sanglen adalah frame alami yang menawan. Dari refleksi air di pasir hingga jepretan dari atas bukit, semua terasa sinematik.

Fasilitas yang Cukup untuk Menikmati Alam

Meskipun Sanglen belum sekomersial pantai populer lainnya, fasilitas dasarnya cukup tersedia.

Ada area parkir di Pantai Watu Kodok (lalu lanjut jalan kaki), toilet umum, mushola sederhana, serta warung makan lokal.

Harga parkir juga sangat terjangkau: Rp3.000 untuk motor, Rp5.000 mobil, dan Rp10.000 bus.

Akses ke pantai pun cukup mudah. Dari Kota Jogja, perjalanan memakan waktu sekitar 1,5 jam.

Jalurnya melewati Alun-Alun Gunungkidul, Pasar Hargosari, lalu ke Baron–Karangrejek–Mulo–Kemadang, dan akhirnya pertigaan kecil menuju Sanglen setelah Watu Kodok.

Menginap di Sekitar Pantai Sanglen

Bagi yang ingin berlama-lama menikmati atmosfer tenang Pantai Sanglen tanpa harus kembali ke kota, beberapa penginapan di sekitar Pantai Kukup atau Baron bisa jadi pilihan.

Beberapa homestay lokal menawarkan pemandangan laut yang indah, dengan harga ramah di kantong dan nuansa yang tetap menyatu dengan alam.

Jika kamu mencari kenyamanan lebih, penginapan modern di Wonosari bisa dijangkau dalam waktu 30–40 menit. Pastikan untuk memesan lebih awal saat musim liburan agar tidak kehabisan kamar.

Baca Juga: Ingin Wisata Pantai yang Tenang dan Romantis di Bali? Yuk, Jelajahi Keindahan Pantai Jimbaran! 

Waktunya Menemukan Versi Tenang dari Jogja

Ini bukan sekadar pantai—ini adalah tempat untuk kembali mengenal diri sendiri, menikmati alam tanpa distraksi, dan menciptakan kenangan yang tidak akan hilang ditelan waktu.

Jika kamu sudah bosan dengan tempat yang terlalu ramai dan ingin merasakan liburan yang benar-benar menyentuh hati, maka sekarang saatnya kamu menambahkan Pantai Sanglen ke bucket list-mu.

Dan ingat, tempat seindah ini hanya bertahan jika kita menjaganya.

Jadi, tinggalkan hanya jejak kaki—bukan sampah atau kerusakan.

Editor : Hasan Bashri
#destinasi #liburan #wisata #gunung kidul #pantai sanglen #Alami