RadarMadura.id — Surabaya bukan hanya kota sejarah, tapi juga kota yang menyimpan rahasia gelap. Salah satunya tersembunyi di balik derasnya aliran sungai, yaitu Pintu Air Jagir.
Di tengah hiruk pikuk Kota Surabaya yang terus berkembang, berdiri sebuah struktur tua yang tampak biasa di siang hari, tapi menyimpan cerita lain saat malam tiba.
Namanya Pintu Air Jagir, bangunan peninggalan kolonial Belanda yang hingga kini masih difungsikan sebagai pengatur arus sungai.
Baca Juga: Viral! Resep Sosis Gulung Kulit Pangsit: Camilan Anak Anti Ribet yang Lagi Hits di Sosmed
Namun, bagi sebagian warga, fungsi itu hanya bagian kecil dari kisah yang sebenarnya. Karena malam hari, tempat ini berubah.
menjadi panggung bagi hal-hal yang tak bisa dijelaskan logika.
Sosok Lelaki Tua yang Selalu Menghilang
Mereka yang tinggal di sekitar lokasi sepakat: ada sesuatu yang tidak biasa.
Seorang lelaki tua berpakaian kumal sering terlihat duduk di tepi sungai, menatap air tanpa berkedip.
Tapi anehnya, ketika ada yang mencoba menyapa, ia menghilang dalam sekejap, seperti tak pernah ada.
Tak hanya itu, suara langkah kaki kerap terdengar menyusuri jembatan logam saat malam, meski tempat itu kosong.
Dan di antara bisikan angin malam, kadang terdengar suara lirih yang membuat siapa pun merinding "Tolong aku."
Mayat yang Tak Mengapung & Sentuhan dari Dasar Sungai
Beberapa tahun silam, seorang pemancing dikabarkan tenggelam di lokasi itu.
Sungainya tenang, tapi jasadnya baru ditemukan tiga hari kemudian, tepat di tempat yang sama.
Sejak itu, pemancing lain mulai berbicara—tentang kaki yang seperti disentuh saat berdiri terlalu dekat ke tepi, tentang rasa dingin tiba-tiba yang menyergap tanpa alasan.
Tiga Pantangan Tak Tertulis
Cerita mistis terus mengalir dari mulut ke mulut, melahirkan tiga pantangan yang dipercaya bisa menyelamatkan nyawa:
Jangan datang sendirian di malam hari.
Jangan sembarangan bicara, apalagi menantang.
Dan yang paling penting: jangan menoleh jika merasa dipanggil.
Beberapa pelanggar mengaku melihat perempuan berbaju putih berdiri di tengah jembatan.
Saat mereka mencoba menghindar, motor mereka oleng, dan sosok itu lenyap dalam sekejap.
Mereka yang skeptis menyebutnya sebagai mitos warga lokal. Namun, semakin banyak cerita serupa dari orang-orang berbeda yang tak saling mengenal.
Tak sedikit pula konten kreator horor yang merekam suara aneh dan gangguan tak kasat mata saat menjelajah tempat ini.
Apakah Pintu Air Jagir benar-benar angker? Atau ini sekadar kisah yang tumbuh dari sejarah kelam?
Satu hal yang pasti, semua yang pernah datang ke sana malam hari tak pernah melihatnya dengan cara yang sama lagi. (hasan)
Editor : Hasan BashriSumber : Berbagai sumber, Radar Madura