Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Akhir Pekan Mau ke Mana? Coba Wisata Alam Batu Kuda Bandung, Suasananya Bikin Betah dan Harga Tiketnya Murah!

Fadila An Naila • Selasa, 15 Juli 2025 | 05:12 WIB

Batu Kuda, Bandung
Batu Kuda, Bandung

RadarMadura.id - Bayangkan sebuah tempat di mana waktu seakan berjalan lebih lambat. Angin pegunungan menyapa lembut wajahmu, cahaya matahari sore menyusup di antara batang pinus yang menjulang, dan aroma tanah basah membawa kenangan akan masa kecil yang damai.

Inilah Batu Kuda, permata tersembunyi di kaki Gunung Manglayang, Bandung Timur—destinasi alam yang bukan hanya indah, tetapi juga menyembuhkan.

Tidak seperti destinasi wisata komersial yang ramai dan bising, Batu Kuda menawarkan ketenangan yang autentik.

Begitu memasuki kawasan ini, kamu serasa masuk ke dunia lain—jauh dari hiruk-pikuk kota, jauh dari notifikasi ponsel, hanya ada kamu dan alam.

Baca Juga: Seru-seruan Bareng Anak di Cirebon? Ini Dia 4 Destinasi Wisata Edukatif yang Bisa Jadi Pilihan Liburan Keluarga Kamu!

Jejak Menuju Surga Pinus

Perjalanan dimulai dari Cipadung, melintasi jalur menanjak Cikuda hingga ke Jalan Cikoneng.

Hanya 15 menit berkendara sudah cukup untuk membawa tubuh dan pikiranmu menjauh dari realitas perkotaan.

Meski jalannya sedikit berliku dan menanjak, namun sepanjang perjalanan kamu akan disuguhi pemandangan hijau yang menenangkan mata.

Tak perlu khawatir tersesat. Penduduk lokal ramah dan tak segan menunjukkan arah.

Basecamp Batu Kuda pun mudah dikenali—terletak di tengah rimbunnya pinus dengan fasilitas yang cukup lengkap: parkiran, toilet, warung sederhana, dan bahkan tempat sewa tenda bagi yang ingin menginap.

Harga Bersahabat, Alam Menyambut

Biaya masuk? Hanya Rp10.000. Tambahan Rp5.000 untuk parkir motor. Jika kamu ingin berkemah dan menghabiskan malam di tengah hutan pinus, cukup siapkan Rp15.000 per orang. Harga yang sangat bersahabat untuk pengalaman yang begitu luar biasa.

Basecamp Batu Kuda memang sederhana, tapi dari sinilah petualangan dimulai.

Trekking Menuju Hening

Dari basecamp, jalur trekking menyambutmu dengan tanah berpasir dan batu-batu kecil. Jalannya masih alami, belum banyak disentuh pembangunan.

Namun justru di situlah daya tariknya. Setiap langkah membawa kamu lebih dalam ke hutan pinus, lebih jauh dari dunia luar, lebih dekat dengan alam.

Tapi hati-hati, semakin masuk ke dalam, jalur makin sepi dan minim penunjuk arah. Jangan sampai seperti kami—terlalu percaya diri dan lupa membawa bekal air.

Rasa haus dan lelah akhirnya memaksa kami berbalik ke jalur utama. Namun perjalanan tersebut menjadi pelajaran: di alam, persiapan adalah kunci.

Dermaga Cahaya: Puncak Pengalaman di Batu Kuda

Tak menemukan batu legendaris yang menjadi ikon kawasan ini memang sempat menimbulkan rasa kecewa.

Tapi segalanya berubah saat kami tiba di dermaga pandang. Hanya 10 menit berjalan kaki dari area hutan, pemandangan yang tersaji di sana seolah membayar semua kelelahan.

Bandung terlihat kecil dan jauh, tertutup kabut tipis, sementara langit mulai berubah warna—kuning keemasan, lalu jingga, dan akhirnya ungu tua. Senja di Batu Kuda bukan hanya indah, tapi juga menyentuh hati.

Momen itu terasa begitu pribadi, seolah waktu sengaja berhenti sebentar hanya untuk kamu nikmati.

Baca Juga: Seru-seruan Bareng Anak di Cirebon? Ini Dia 4 Destinasi Wisata Edukatif yang Bisa Jadi Pilihan Liburan Keluarga Kamu!

Tips Bagi Penjelajah Alam

Kalau kamu tertarik mengunjungi Batu Kuda, berikut beberapa hal yang wajib disiapkan:

- Bawa air minum dan sedikit makanan ringan

- Gunakan sepatu yang nyaman untuk trekking

- Datang di pagi atau sore hari untuk suasana terbaik

- Tanyakan rute jika ragu—jangan mengandalkan Google Maps sepenuhnya

- Dan yang terpenting: jaga kebersihan, bawa kembali sampahmu

Batu Kuda: Lebih dari Sekadar Tempat, Ini Pengalaman Jiwa

Batu Kuda bukan hanya destinasi wisata, tapi tempat untuk menyatu kembali dengan alam, tempat untuk merenung, untuk bernafas lebih pelan, dan untuk mengingat bahwa keindahan sejati tak perlu dipoles atau dibayar mahal.

Jika kamu sedang mencari tempat untuk melepas lelah, mereset pikiran, atau sekadar mencari udara segar yang sesungguhnya—Batu Kuda menunggumu. Dan percayalah, senja di antara pinus akan selalu jadi alasan untuk kembali. (fadila)

Editor : Fadila An Naila
#bandung timur #bandung #Batu Kuda #wisata alam #wisata bandung #rekomendasi wisata