RadarMadura.id - Pulau Madura tidak hanya terkenal dengan sate dan bebek sinjay, tapi juga menyimpan kekayaan kuliner yang tak kalah menarik dan menggugah selera.
Salah satunya adalah Cake Khas Sumenep, sebuah sajian gurih berkuah yang sarat isian protein dan sayur.
Meski bernama cake, hidangan ini sama sekali bukan kudapan manis, melainkan kuliner berkuah kental kaya rasa dengan perpaduan bahan yang luar biasa.
Menggabungkan cita rasa tradisional dan teknik memasak modern, cake ala Sumenep ini menjadi pilihan istimewa untuk sajian keluarga, acara besar, bahkan sebagai identitas kuliner lokal yang siap bersaing di tingkat nasional.
Bahan-bahan Cake Khas Sumenep
Dalam satu porsi Cake Khas Sumenep, terdapat berbagai bahan yang menyehatkan dan menggugah selera. Untuk menyajikan 12 porsi, berikut adalah rincian komposisinya
Bahan Kuah:
2 sdm salted butter
4 siung bawang putih (dihaluskan)
Air secukupnya (gunakan kaldu rebusan ayam)
3 siung bawang putih goreng
8 siung bawang merah goreng
1 batang bawang prei goreng
4 batang daun bawang goreng
5 sdm saus Delmonte
1 sdm saus tomat
2 sdm larutan tepung maizena
Gula, garam, lada, kaldu sapi bubuk (secukupnya)
Bahan Isian:
250 gr daging ayam (potong dadu)
100 gr lidah sapi (rebus dan goreng ringan)
250 gr ampela dan hati ayam
1 buah kembang kol (dipotong kecil)
1 buah kubis (dipotong kotak)
4 buah wortel (dipotong dadu tipis)
Bahan Kerupuk Udang:
250 gr udang kupas (haluskan)
100 gr tepung terigu
2 sdm tepung tapioka
1 butir telur besar
Air, garam, kaldu bubuk (secukupnya)
Pelengkap:
250 gr kentang (digoreng hingga kriuk)
1 ons cabai rawit rebus (untuk sensasi pedas)
Langkah Pembuatan Cake Khas Sumenep
Waktu Pembuatan: ± 60 menit
Membuat Kerupuk Udang:
Campurkan udang yang sudah dihaluskan dengan terigu, tapioka, telur, air, garam, dan kaldu bubuk.
Aduk hingga adonan halus dan kental.
Masukkan adonan ke dalam piping bag atau plastik segitiga, potong ujungnya.
Panaskan minyak, lalu goreng adonan dengan cara membentuk lingkaran seperti obat nyamuk.
Goreng hingga kecokelatan dan tiriskan. Setelah dingin, potong-potong ±1 cm, sisihkan.
Menyiapkan Isian:
Rebus daging ayam, lalu tiriskan dan simpan air kaldunya.
Rebus ampela hati dan lidah sapi, potong kotak, lalu goreng sebentar agar tidak amis.
Potong wortel, kembang kol, dan kubis sesuai ukuran yang diinginkan.
Membuat Kuah Gurih:
Tumis bawang putih halus dan merica dengan butter hingga harum.
Tuangkan kaldu ayam yang sudah disiapkan sebelumnya.
Masukkan bahan-bahan utama seperti daging ayam, lidah sapi, ampela dan hati ayam, serta bawang goreng dan daun bawang goreng.
Tambahkan saus tomat dan saus Delmonte sesuai takaran.
Masukkan wortel dan kembang kol terlebih dahulu. Setelah setengah matang, tambahkan kerupuk udang dan kubis.
Tambahkan garam, gula, kaldu bubuk, dan lada secukupnya. Tes rasa hingga pas.
Terakhir, tuangkan larutan maizena untuk mengentalkan kuah. Masak hingga mengental, lalu matikan api dan tambahkan sedikit butter agar aroma dan rasa semakin lezat
Penyajian Cake Sumenep yang Menggoda
Untuk menyajikannya, tuangkan cake ke dalam piring saji, kemudian taburi dengan kentang goreng yang renyah.
Bagi pecinta pedas, tambahkan cabai rawit rebus yang bisa dihancurkan langsung di atas kuah.
Sensasi pedas dari cabai, berpadu dengan kuah kental gurih dan tekstur kerupuk udang yang kenyal, menciptakan pengalaman kuliner yang kaya dan memuaskan.
Potensi Kuliner Lokal dengan Cita Rasa Internasional
Keunikan dari Cake Khas Sumenep menjadikannya salah satu kuliner lokal yang potensial untuk dipromosikan secara lebih luas.
Rasanya yang kompleks namun tetap ringan di lidah, komposisi bahan bergizi, dan cara penyajian yang elegan membuat hidangan ini layak dijadikan ikon kuliner baru dari Madura.
Cake Khas Sumenep membuktikan bahwa kuliner daerah bisa tampil istimewa dan layak dikenal lebih luas.
Cita rasanya yang khas dan bahan-bahan yang bergizi menjadikannya alternatif sempurna bagi pencinta kuliner tradisional yang unik. (hasan)
Editor : Hasan Bashri